Kisah Inspiratif, Visi Princess Athifah Integrasikan Industri Kreatif dan Pariwisata Global

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:29 WIB
loading...
Kisah Inspiratif, Visi...
Nur Athifah Aliah Muhammad atau yang lebih dikenal di ranah profesional sebagai Princess Athifah, founder, owner, dan direktur utama INDO KREATIFA GROUP. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, peran pemimpin muda yang mampu menciptakan lapangan kerja dan peluang ekonomi menjadi sangat krusial. Salah satu figur yang kini memberikan dampak signifikan dalam peta industri ini adalah Nur Athifah Aliah Muhammad, atau yang lebih dikenal di ranah profesional sebagai Princess Athifah.

Melalui PT INDO KREATIFA GROUP, ia tidak hanya membangun perusahaan, tetapi menciptakan sebuah ekosistem bisnis yang menopang ribuan karier anak muda di seluruh Indonesia. Sebagai Founder, Owner, dan Direktur Utama, Princess Athifah berhasil membawa perusahaannya menjadi salah satu entitas paling berpengaruh di sektor manajemen talenta. Baca juga: Ekonomi Digital Tumbuh Pesat, Kebutuhan Talenta Meningkat di Indonesia Timur

Bermula dari inisiatifnya pada tahun 2020 saat masih berstatus mahasiswa Jurusan Biologi Universitas Negeri Malang, kini ia mengelola lebih dari 10.000 talenta. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan representasi dari 10.000 individu yang mendapatkan akses ke pekerjaan profesional, kolaborasi jenama (brand), dan pengembangan karier yang terarah.

“Saya percaya bahwa industri kreatif membutuhkan lebih dari sekadar popularitas, ia membutuhkan struktur, sistem, dan kepemimpinan. Itulah inovasi yang saya bawa: mengubah bakat menjadi karier, dan konten menjadi industri,” katanya, Selasa (30/12/2025).

Pernyataan ini tercermin dari kepercayaan lebih dari 300 jenama nasional dan internasional yang telah bermitra dengan perusahaannya. Ia berhasil mengubah stigma industri influencer yang serabutan menjadi sektor yang profesional dan terukur.

Dampak kepemimpinan Princess Athifah kini meluas ke sektor pariwisata dan perjalanan. Melihat peluang pascapandemi, ia melakukan ekspansi strategis dengan membuka lini usaha perjalanan ibadah haji dan umrah, serta wisata internasional ke Turki, Dubai, dan Mesir.

Langkah ini bukan sekadar diversifikasi bisnis, melainkan upaya menghubungkan potensi pasar Indonesia dengan dunia global. Sebagai investor muda, ia menunjukkan kematangan dalam membaca tren pasar dan kebutuhan masyarakat akan layanan perjalanan yang amanah dan berkualitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
IPB dan Unpad Adu Inovasi...
IPB dan Unpad Adu Inovasi Berdayakan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Gunung Padang
ASEAN-India Bazaar 2026...
ASEAN-India Bazaar 2026 Dorong Ekonomi Kreatif dan Peluang Bisnis Lintas Kawasan
Akad Massal KUR 1.000...
Akad Massal KUR 1.000 UMKM, BRI bersama Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Rekomendasi
Sarwendah Bantah Rugi...
Sarwendah Bantah Rugi Rp20 Miliar, Sebut Masih Banyak Brand yang Bekerja Sama
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved