Harga Minyak Mendidih Usai Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Terbunuh di Iran
Rabu, 31 Juli 2024 - 13:21 WIB
loading...
A
A
A
"Serangan ini jelas memupus harapan gencatan senjata,” kata Priyanka Sachdeva, analis pasar senior di broker Phillip Nova Pte di Singapura. "Karena ini terjadi di Teheran, sangat masuk akal bahwa ini dapat memicu konflik yang lebih luas dan kita mungkin akan melihat keterlibatan negara-negara lain."
Baca Juga: Israel Rayakan Pembunuhan Ismail Haniyeh, Pakar Sebut Zionis Anjing Gila Tak Terkendali
Di luar Timur Tengah, gambaran permintaan global tetap lemah karena perlambatan ekonomi China yang berkepanjangan terus membebani sentimen. Brent diperkirakan akan mengalami penurunan bulanan sekitar 8%, penurunan terbesar tahun ini, meskipun harga didukung oleh pembatasan suplai OPEC+ dan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan segera menurunkan suku bunga.
Di AS, sebuah kelompok industri mengatakan persediaan minyak mentah turun 4,5 juta barel minggu lalu. Jika dikonfirmasi oleh angka resmi pada hari Rabu, itu akan menandai penurunan beruntun terpanjang sejak Januari 2022. The Fed secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga
Baca Juga: Israel Rayakan Pembunuhan Ismail Haniyeh, Pakar Sebut Zionis Anjing Gila Tak Terkendali
Di luar Timur Tengah, gambaran permintaan global tetap lemah karena perlambatan ekonomi China yang berkepanjangan terus membebani sentimen. Brent diperkirakan akan mengalami penurunan bulanan sekitar 8%, penurunan terbesar tahun ini, meskipun harga didukung oleh pembatasan suplai OPEC+ dan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan segera menurunkan suku bunga.
Di AS, sebuah kelompok industri mengatakan persediaan minyak mentah turun 4,5 juta barel minggu lalu. Jika dikonfirmasi oleh angka resmi pada hari Rabu, itu akan menandai penurunan beruntun terpanjang sejak Januari 2022. The Fed secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga
(nng)
Lihat Juga :