Penjualan Harita Nickel Tumbuh 25% di Semester Pertama 2024
Rabu, 31 Juli 2024 - 18:04 WIB
loading...
PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel, perusahaan pertambangan dan pemrosesan nikel terintegrasi berkelanjutan, melaporkan kinerja keuangannya untuk paruh pertama tahun 2024. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel , perusahaan pertambangan dan pemrosesan nikel terintegrasi berkelanjutan, melaporkan kinerja keuangannya untuk paruh pertama tahun 2024, yang menunjukkan pertumbuhan signifikan dari sisi keuangan dan operasionalnya.
Baca Juga: Harita Nickel Siap Bagi Dividen Tunai Rp1,6 Triliun
Pada paruh pertama tahun 2024, Harita Nickel melaporkan pendapatan sebesar Rp12,80 triliun, meningkat signifikan sebesar 25% dari Rp10,24 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan output produksi dan volume penjualan yang lebih tinggi di seluruh operasi penambangan dan pengolahan.
Kapasitas produksi Harita Nickel terus tumbuh, dengan naiknya kapasitas dari smelter RKEF dan fasilitas pemurnian HPAL. Operasi penambangan perusahaan menunjukkan peningkatan penjualan bijih nikel dari kuartal ke kuartal, karena naiknya kebutuhan bijih nikel untuk smelter dan fasilitas pemurnian di anak usaha Harita Nickel.
Baca Juga: Harita Nickel Berencana Buyback Saham Rp1 Triliun
Baca Juga: Harita Nickel Siap Bagi Dividen Tunai Rp1,6 Triliun
Pada paruh pertama tahun 2024, Harita Nickel melaporkan pendapatan sebesar Rp12,80 triliun, meningkat signifikan sebesar 25% dari Rp10,24 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan output produksi dan volume penjualan yang lebih tinggi di seluruh operasi penambangan dan pengolahan.
Kapasitas produksi Harita Nickel terus tumbuh, dengan naiknya kapasitas dari smelter RKEF dan fasilitas pemurnian HPAL. Operasi penambangan perusahaan menunjukkan peningkatan penjualan bijih nikel dari kuartal ke kuartal, karena naiknya kebutuhan bijih nikel untuk smelter dan fasilitas pemurnian di anak usaha Harita Nickel.
Baca Juga: Harita Nickel Berencana Buyback Saham Rp1 Triliun
Lihat Juga :