Laba MNCN Meningkat 6% Jadi Rp883 Miliar di Semester I-2024

Kamis, 01 Agustus 2024 - 13:26 WIB
loading...
Laba MNCN Meningkat...
PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) melaporkan kinerja semester I-2024. FOTO/MNC Media
A A A
JAKARTA - PT Media Nusantara Citra Tbk ( MNCN ) mencatatkan laba bersih sebesar Rp883 miliar di semester I-2024. Realisasi tersebut meningkat 6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp830 miliar.

Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo mengatakan MNCN telah mencapai kesuksesan di kuartal II-2024, ditandai dengan pertumbuhan kinerja operasional dan keuangan yang signifikan khususnya pada pertumbuhan pendapatan di sektor digital, langganan, dan konten perseroan.

"Meski masih dihadapi dengan tantangan dalam operasi FTA kami, kami tetap mempertahankan guidance pencapaian tahun ini. Inisiatif-inisiatif strategis kami telah dilaksanakan secara efektif dan hasil yang diharapkan telah terlihat pada kuartal II-2024, sehingga kami perkirakan akan berlanjut ke dua kuartal berikutnya," kata Hary dalam keterangan tertulis, Kamis (1/8/2024).

Baca Juga: MNC Digital Entertainment Tingkatkan Aksesibilitas Konten di RCTI+

Pada kuartal II-2024, laba bersih perseroan sebesar Rp307 miliar atau melesat 101 persen dibanding kuartal II-2023 sebesar Rp153 miliar. dari sisi EBITDA perseroan tercatat sebesar Rp1,53 triliun atau naik 3 persen dari enam bulan pertama tahun lalu sebesar Rp1,49 triliun.

Adapun perseroan membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp4,35 triliun pada semester I ini atau turun tipis 2% dari paruh pertama 2023 yang sebesar Rp4,45 triliun. Khusus kuartal II ini, pendapatan perseroan naik tipis 1% menjadi Rp2,02 triliun dari sebelumnya kuartal II-2023 sebesar Rp2 triliun.

Jika dirinci, pendapatan iklan mendulang Rp3,37 triliun pada semester I-2024 atau turun 13 persen dari sebelumnya semester I-2023 sebesar Rp3,89 triliun. Untuk mengatasi penurunan pada bisnis non-digital perseroan, MNCN saat ini mengambil langkah-langkah proaktif dengan
mendiversifikasi operasinya melalui berbagai inisiatif baru dalam bisnis kunci lainnya.

Pendapatan konten setelah eliminasi mencapai Rp602 miliar dari sebelumnya Rp262 miliar. Realisasi ini meningkat signifikan sebesar 129 persen YoY. Sementara pendapatan berlangganan meningkat 28 persen dari Rp249 miliar menjadi Rp320 miliar.

Hal ini didukung oleh perpaduan konten yang berkualitas tinggi seperti program olahraga (berbagai pertandingan sepak bola timnas Indonesia, RCTI Premium Sports, dan EURO 2024), konten original, serta berbagai kemitraan dengan operator telekomunikasi, e-commerce, dan penyedia ISP yang mendorong pelanggan baru.

Untuk beban langsung Perseroan tercatat turun 4 persen yoy menjadi Rp2,02 triliun dari sebelumnya Rp2,11 triliun. Penurunan ini karena karena efisiensi pengadaan konten dan beberapa judul TV yang diproduksi di Movieland. Movieland telah menyelesaikan 68% dari proses pembangunannya dan memiliki berbagai backlot dan fasad yang dapat digunakan untuk produksi konten.

Untuk mengatasi penurunan pada bisnis non-digital perseroan, MNCN saat ini mengambil langkah-langkah proaktif dengan mendiversifikasi operasinya melalui berbagai inisiatif baru dalam bisnis kunci lainnya. Pendapatan konten setelah eliminasi mencapai Rp602 miliar dari sebelumnya Rp262 miliar. Realisasi ini meningkat signifikan sebesar 129 persen YoY.

Sementara pendapatan berlangganan meningkat 28 persen dari Rp249 miliar menjadi Rp320 miliar. Hal ini didukung oleh perpaduan konten yang berkualitas tinggi seperti program olahraga (berbagai pertandingan sepak bola timnas Indonesia, RCTI Premium Sports, dan EURO 2024), konten original, serta berbagai kemitraan dengan operator telekomunikasi, e-commerce, dan penyedia ISP yang mendorong pelanggan baru.

Baca Juga: MNCN Rampungkan RUPS Tahunan, Pemegang Saham Sepakat Perkuat Modal

Untuk beban langsung perseroan tercatat turun 4 persen yoy menjadi Rp2,02 triliun dari sebelumnya Rp2,11 triliun. Penurunan ini karena karena efisiensi pengadaan konten dan beberapa judul TV yang diproduksi di Movieland. Movieland telah menyelesaikan 68 persen dari proses pembangunannya dan memiliki berbagai backlot dan fasad yang dapat digunakan untuk produksi konten.

Memasuki semester II-2024, ada gambaran yang jelas bagi MNCN untuk akhirnya mencapai pertumbuhan positif tahun ini. Meskipun pendapatan dari FTA TV terus menurun, aliran pendapatan utama lainnya untuk Perseroan telah menunjukkan peningkatan yang signifikan. Selain itu, kontribusi FTA TV terhadap total pendapatan adalah 41,3 persen pada kuartal II-2024 dan 45,8 persen pada semester I-2024 menunjukkan bahwa sumber utama pendapatan MNCN kini sudah datang dari pendapatan non-FTA.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
MPStore Sabet Penghargaan...
MPStore Sabet Penghargaan DIA 2026, Pacu Inovasi Digital UMKM
Kuartal Pertama 2026,...
Kuartal Pertama 2026, LPKR Bukukan Pendapatan Rp1,80 T dan Laba Bersih Rp107 M
Melesat 55,8%, KPIG...
Melesat 55,8%, KPIG Cetak Laba Bersih Rp94,6 Miliar di Kuartal I-2026
Laba SIG Melonjak 88,7%...
Laba SIG Melonjak 88,7% di Kuartal I-2026 Jadi Rp80 Miliar
Astra Bukukan Laba Rp5,85...
Astra Bukukan Laba Rp5,85 Triliun di Kuartal I-2026
Sukses Jadi Dokter Kecantikan,...
Sukses Jadi Dokter Kecantikan, Ayu Widyaningrum Raih Penghargaan HighEnd Lifestyle Awards 2025
Kolaborasi Strategi...
Kolaborasi Strategi AWS-MNC Group Dorong Lompatan Transformasi Digital
Hary Tanoesoedibjo Pastikan...
Hary Tanoesoedibjo Pastikan MNC Group Dorong Transformasi Digital
Rekomendasi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved