Miris! Anak Muda Banyak Terjerat Pinjol Cuma Karena Gaya Hidup

Jum'at, 02 Agustus 2024 - 15:56 WIB
loading...
Miris! Anak Muda Banyak...
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi mengakui bahwa usia 15 sampai 17 tahun rentan terhadap korban pinjol. Foto/Dok. MPI
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap sejumlah faktor yang membuat generasi Z terjerat pinjaman online (pinjol), salah satunya berkaitan seputar gaya hidup, saat literasi keuangan minim.

Survei Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat literasi keuangan penduduk RI berusia 15-17 tahun mencapai 51,70 persen, dengan inklusi (penggunaan) produk/jasa keuangan mencapai 57,96 persen.

Angka ini lebih rendah dari rata-rata literasi penduduk RI tahun 2023 yang mencapai 65,43 persen. Sementara anak muda berusia 26-35 tahun telah memiliki tingkat literasi 74,82 persen, dengan inklusi mencapai 84,28 persen.

Baca juga : 108 Negara Berisiko Terjebak Middle Income Trap, Ada Indonesia?

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi mengakui bahwa usia 15 sampai 17 tahun rentan terhadap korban pinjol sekaligus judi online.

Kiki, sapaan akrabnya, menyinggung suatu gaya hidup YOLO yang digandrungi anak muda, yang dinilai justru menyengsarakan masa depan, saat diambil dengan rasa FOMO alias Fear of Missing Out (FOMO), yakni suatu perasaan cemas yang timbul karena sesuatu yang menarik dan menyenangkan sedang terjadi

YOLO atau You Only Live Once merupakan frasa populer yang menyatakan manusia harus menikmati hidup dengan maksimal karena ;hidup cuma sekali’, sehingga, keputusan berisiko tinggi diambil.

“Mereka (anak muda) ini butuh sesuatu untuk memenuhi FOMO dan YOLO, tetapi mereka tidak terliterasi dengan baik. Ini bahaya.” kata Kiki di Gedung BPS, Jakarta Pusat, Jumat (1/8).

Baca Juga : OJK Perintahkan Bank Blokir Lebih dari 6.000 Rekening Terkait Judi Online

Kiki mengakui pihaknya mendapat informasi terkait sederet gaya hidup anak muda yang rela menuruti gengsi demi menutupi ketidakmampuan finansial mereka. Dirin

“Saya dapat info, mereka anak muda yang terjerat pinjol, itu karena ketika dia makan di cafe, nongkrong, dengan gaya hidupnya, tiba-tiba tahu tidak cukup uangnya. (Lalu) dengan jempol yang cepat langsung mengisi pinjam online yang cair dalam waktu 15 menit. Itu ternyata menggulung (pinjolnya), dan terjerat dalam utang," jelasnya.

Baginya, ini merupakan pekerjaan rumah bersama. Anak muda, terang Kiki, perlu mendapat bimbingan agar tidak terjerumus dalam pemahaman keuangan yang salah.

"OJK memasukkan data pinjol ke SLIK. Kalau tidak perform (SLIKnya), maka akan ter-capture, dan akan membahayakan dalam mereka daftar kerja atau melakukan hal hal lain," tegas Kiki.
(fch)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
MNC Sekuritas Perluas...
MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
Rekomendasi
Inggris Hajar Kroasia...
Inggris Hajar Kroasia 4-2, Tuchel: Ini Bukan Identitas The Three Lions
Hotman Paris Sindir...
Hotman Paris Sindir Mantan yang Pamer Pasangan Baru, Sindir Sarwendah?
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Berita Terkini
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Infografis
Jusuf Muda Dalam, Menteri...
Jusuf Muda Dalam, Menteri yang Dihukum Mati karena Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved