PSMTI Siapkan Tiga Event Akbar Akhir Tahun 2024, Fokus Tingkatkan Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 03 Agustus 2024 - 21:19 WIB
loading...
PSMTI Siapkan Tiga Event...
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) akan menggelar tiga event akbar di akhir tahun 2024. Foto/ Dok
A A A
JAKARTA - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) akan menggelar tiga event akbar di akhir tahun 2024. Event akbar tersebut yaitu, Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) yang Ke-20, Hari Ulang Tahun (HUT) yang Ke-26 dan Tuan Rumah Konferensi Asean Chinese Clans Association (ACCA) yang ke-11.

Untuk event RAKERNAS ke-20 dan HUT ke-26 PSMTI rencananya akan diselenggarakan di Hotel Interconental, Jakarta Selatan pada 26-28 September 2024. Sedangkan, Tuan Rumah Event ACCA ke-11 pada 8-11 Desember 2024 di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan dan Hotel Westin, Jakarta Selatan.

Ketua Panitia RAKERNAS ke-20 dan HUT ke-26 PSMTI, Johnny Situwanda menyampaikan kegiatan pada tahun ini mengusung tema Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Siap Mendukung Indonesia Emas 2045. Peserta Rakernas berasal dari 33 Provinsi dan 300 an kabupaten Kota dari seluruh wilayah di Indonesia, selain pengurus PSMTI juga termasuk anggota Organisasi Sayap dari Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI), Ikatan Koko Cici Indonesia (IKOCI) dan Persaudaraan Wanita Tionghoa Indonesia (Perwanti) yang tidak kurang dari 500 orang.

"Yang bilamana digabung dengan Undangan pada acara HUT ke-26 PSMTI maka keseluruhannya bisa mencapai seribu orang,” kata Johnny dalam keteranganya, Sabtu (3/8/2024)

Johnny menjelaskan, targe pada penyelenggaraan RAKERNAS pada tahunini adalah mempererat tali silahturahmi pada Pengurus se-Indonesia, serta menghasilkan program program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Baca Juga : Peringati Hari Anak Nasional, PERWANTI-PSMTI Adakan Baksos untuk 185 Anak Yatim

“Yang berbeda di tahun ini acara RAKERNAS kami mengundang Presiden Jokowi dan Presiden Terpilih 2024-2029, juga turut mengundang Menteri Pertanian dan Menteri Keuangan untuk membahas stunting di Indonesia,” ucap Johnny.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Antara “One China...
Antara One China Policy dan Dua Realitas Politik
Rekomendasi
Lisa Mariana Buka Suara...
Lisa Mariana Buka Suara usai Dituding Tipu Klien Endorsement, Singgung Judi Online
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Indonesia Segera Buka...
Indonesia Segera Buka KBRI di Belarus, Lukashenko Apresiasi Prabowo
Berita Terkini
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Pasokan Batu Bara Aman,...
Pasokan Batu Bara Aman, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mulai 21 Juli 2026
Transmisi Hijau Tulang...
Transmisi Hijau Tulang Punggung Penentu Masa Depan Energi Bersih
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Kunker ke Jatim, Komut...
Kunker ke Jatim, Komut Pertamina Tekankan Pentingnya Keselamatan Kerja
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Infografis
Anggaran Militer Israel...
Anggaran Militer Israel Tahun 2024, Mayoritas untuk Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved