Jokowi Resmikan Pabrik Bahan Anoda Baterai Lithium di Kendal
Rabu, 07 Agustus 2024 - 12:46 WIB
loading...
Meresmikan pabrik bahan anoda baterai litium di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah pada hari ini, Presiden Jokowi mengapresiasi kecepatan pembangunan pabrik tersebut. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Meresmikan pabrik bahan anoda baterai lithium PT Indonesia BTR New Energy Material di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah pada hari ini, Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengapresiasi kecepatan pembangunan pabrik tersebut. Dirinya meyakini Indonesia telah menjadi negara yang cepat mengalahkan negara yang lambat.
"Saya sangat menghargai kecepatan pembangunan pabrik ini. Baru 10 bulan yang lalu kita tanda tangan di Beijing tau-tau pabriknya sudah jadi. Ini yang namanya kecepatan dan negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat dan kita sekarang sudah jadi negara yang cepat," kata Jokowi dalam sambutannya, Rabu (7/8/2024).
Baca Juga: Indonesia Kalah dari Argentina Soal Urusan Produksi Baterai Lithium
Jokowi juga mengapresiasi PT BTR yang sudah bisa memproduksi 80 ribu ton material anoda pertahun dan akan menghasilkan 1,5 juta mobil listrik ."Sangat besar sekali, apalagi ditambah 80 ribu produksi 80 ribu ton produksi di industri ini. Akan jadi 3 juta mobil listrik pertahunnya. Sebuah jumlah yang besar. Sehingga kita akan jadi pemasok terbesar baik EV baterai maupun kendaraan listriknya," kata Jokowi.
Lebih lanjut Jokowi menyebut bahwa rencana membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia satu persatu mulai terwujud."Rencana yang sudah kita putuskan beberapa tahun yang lalu untuk membangun sebuah ekosistem besar kendaraan listrik satu per satu mulai kelihatan nyata dan betul sudah ada di negara kita Indonesia," kata Jokowi.
"Saya sangat menghargai kecepatan pembangunan pabrik ini. Baru 10 bulan yang lalu kita tanda tangan di Beijing tau-tau pabriknya sudah jadi. Ini yang namanya kecepatan dan negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat dan kita sekarang sudah jadi negara yang cepat," kata Jokowi dalam sambutannya, Rabu (7/8/2024).
Baca Juga: Indonesia Kalah dari Argentina Soal Urusan Produksi Baterai Lithium
Jokowi juga mengapresiasi PT BTR yang sudah bisa memproduksi 80 ribu ton material anoda pertahun dan akan menghasilkan 1,5 juta mobil listrik ."Sangat besar sekali, apalagi ditambah 80 ribu produksi 80 ribu ton produksi di industri ini. Akan jadi 3 juta mobil listrik pertahunnya. Sebuah jumlah yang besar. Sehingga kita akan jadi pemasok terbesar baik EV baterai maupun kendaraan listriknya," kata Jokowi.
Lebih lanjut Jokowi menyebut bahwa rencana membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia satu persatu mulai terwujud."Rencana yang sudah kita putuskan beberapa tahun yang lalu untuk membangun sebuah ekosistem besar kendaraan listrik satu per satu mulai kelihatan nyata dan betul sudah ada di negara kita Indonesia," kata Jokowi.
Lihat Juga :