alexametrics

Kewalahan Penuhi Permintaan Kereta Api, INKA Bangun Baru di Banyuwangi

loading...
Kewalahan Penuhi Permintaan Kereta Api, INKA Bangun Baru di Banyuwangi
PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA sedang dalam proses membangun pabrik kereta api di Banyuwangi, Jawa Timur untuk memenuhi permintaan kereta api dan menggenjot ekspor. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA sedang dalam proses membangun pabrik kereta api di Banyuwangi, Jawa Timur untuk memenuhi permintaan kereta api dan menggenjot ekspor. Hal ini juga dilatarbelakangi kapasitas pabrik Madiun yang sudah mulai kewalahan dengan permintaan jumlah kereta.

Sehingga perlu ada pabrik baru sebagai penampung kapasitas produksi, dimana INKA menargetkan bahwa pembangunan pabrik baru di Banyuwangi akan selesai pada tahun 2020. "Saat ini pembangunannya sudah mencapai 26%, semoga nantinya di tahun 2020 bisa selesai, tepatnya di hari ulang tahun INKA," ungkap Direktur Utama PT INKA (Persero) Budi Noviantoro di Jakarta, Senin (19/8/2019).

Sambung dia menambahkan, bahwa apabila pabrik tersebut mulai beroperasi, maka targetnya adalah 3-4 kereta sehari. "Kami melihat bahwa lokasi Banyuwangi yang dekat dengan pelabuhan akan strategis untuk melakukan ekspor, bisa buat akses keluar pelabuhan sekitar 1,5-2 km. Kemarin Menteri BUMN, Bu Rini sudah melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan pabriknya, ia senang melihat progres dan aksesnya," ungkap Budi.



Sementara itu, sejauh ini produksi kereta di Madiun mencapai 1,5 kereta seharinya. Untuk melakukan ekspor, INKA harus membawa kereta ke Tanjung Perak. "Sebelum ada tol, itu memakan waktu 2-3 hari. Sekarang, dengan adanya tol hanya butuh 8 jam," tutupnya.

Sebelumnya INKA bergabung dalam Indonesia Railway Development Consortium (IRDC) bersama dengan PT KAI, Len Industri, dan Waskita sebagai upaya menggenjot ekspor kereta ke luar negeri. Ini merupakan bentuk sinergi BUMN pada bidang perkeretaapian di Indonesia untuk mengembangkan perindustrian kereta api dan pasarnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak