Investasi Tiga Dekade, INKA Siap Bangun Pabrik Kereta di Afrika

Rabu, 18 November 2020 - 15:15 WIB
loading...
Investasi Tiga Dekade,...
INKA mengejar peluang untuk membangun pabrik di Benua Afrika. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA mengejar peluang untuk membangun pabrik di benua Afrika. Hal ini dilakukan untuk mendukung proyek transportasi khususnya kereta api di Benua Hitam yang akan dilakukan sekitar 30 tahun ke depan.

Direktur Utama INKA, Budi Noviantoro mengatakan, ada peluang pembangunan lintasan kereta api sepanjang 19.241 Kilometer (Km) di Benua Afrika. Dia menyebut setidaknya ada tiga negara yang sudah sepakat dengan INKA untuk pembangunan kereta api.

"Untuk Afrika kemungkinan besar kita akan bangun pabrik di sana karena ini cukup besar, jadi cover untuk lintas Afrika yang upgrade ini cukup besar kebutuhannya, jadi enam kereta per hari nggak sanggup," ujar Budi dalam acara Ngopi BUMN secara virtual, Rabu (18/11/2020).

(Baca juga: Benua Afrika Mulai Memisahkan Diri Secara Perlahan )

Untuk pembangunan pabrik, Budi menyebut nantinya INKA akan bekerja sama dengan beberapa perusahaan di Benua Amerika dan lainnya. Setidaknya akan ada satu atau dua pabrik yang dibangun.

"Kita akan gandeng bersama-sama (perusahaan Amerika) untuk menset-up pabrik mungkin satu atau dua pabrik.
Ini cukup besar, ini kira-kira kerja untuk 30 tahun baru sanggup," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Blokade AS,...
Hindari Blokade AS, Iran Alihkan Perdagangan ke Jalur Kereta Api China
Komisi V DPR Dorong...
Komisi V DPR Dorong Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api
Desakan Mundur Dirut...
Desakan Mundur Dirut KAI, Pengamat: Evaluasi Harus Objektif, Bukan Tekanan Politik
18.000 Pemudik Padati...
18.000 Pemudik Padati Stasiun Senen pada Puncak Arus Lebaran Hari Ini
6,2 Juta Orang Mudik...
6,2 Juta Orang Mudik Naik Angkutan Umum H-4 Lebaran, Kereta Api Jadi Favorit
Gempa Pacitan Guncang...
Gempa Pacitan Guncang Yogyakarta, 14 Kereta Api Berhenti Luar Biasa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Rekomendasi
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved