Warga Dukung Program Langit Biru, Konsumsi BBM Rendah Emisi di Bali Naik 12%
Selasa, 25 Agustus 2020 - 11:01 WIB
loading...
A
A
A
Sementara untuk BBM sektor penerbangan, Pertamina juga mencatat kenaikan konsumsi Avtur sebesar 76%. Pada bulan Agustus sampai dengan Selasa (18/8) kemarin dibandingkan dengan bulan Juni, tercatat konsumsi Avtur di Bandara Internasional Ngurah Rai sebanyak 3.100 KL.
Sedangkan pada Juli kemarin tercatat konsumsi Avtur di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali sebanyak 3.000 KL, dibandingkan pada bulan Juni kemarin yang tercatat hanya 1.700 KL. Meski demikian, hal ini masih sangat jauh dibandingkan dengan kondisi normal yang dapat mencapai 70.000 KL per bulannya. (Baca juga: Ini Sosok Oknum Pegawai Kemenhub Bali Pembawa 3 Kg Sabu )
Sedangkan untuk sektor LPG, pada bulan Agustus ini, Pertamina mencatat kenaikan konsumsi LPG sebesar 8% dibandingkan pada bulan Juli 2020.
Pertamina mencatat konsumsi LPG sebesar 716 MT per hari pada bulan Agustus 2020 dibandingkan dengan konsumsi pada bulan Juli 2020 kemarin sebesar 660 MT per hari.
Pertamina mengimbau agar masyarakat yang tidak berhak menggunakan LPG Bersubsidi, yaitu selain masyarakat berpenghasilan rendah dan usaha mikro, untuk dapat menggunakan Bright Gas, LPG yang tidak bersubsidi.
Sedangkan pada Juli kemarin tercatat konsumsi Avtur di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali sebanyak 3.000 KL, dibandingkan pada bulan Juni kemarin yang tercatat hanya 1.700 KL. Meski demikian, hal ini masih sangat jauh dibandingkan dengan kondisi normal yang dapat mencapai 70.000 KL per bulannya. (Baca juga: Ini Sosok Oknum Pegawai Kemenhub Bali Pembawa 3 Kg Sabu )
Sedangkan untuk sektor LPG, pada bulan Agustus ini, Pertamina mencatat kenaikan konsumsi LPG sebesar 8% dibandingkan pada bulan Juli 2020.
Pertamina mencatat konsumsi LPG sebesar 716 MT per hari pada bulan Agustus 2020 dibandingkan dengan konsumsi pada bulan Juli 2020 kemarin sebesar 660 MT per hari.
Pertamina mengimbau agar masyarakat yang tidak berhak menggunakan LPG Bersubsidi, yaitu selain masyarakat berpenghasilan rendah dan usaha mikro, untuk dapat menggunakan Bright Gas, LPG yang tidak bersubsidi.
(ind)
Lihat Juga :