Tantangan Ekonomi di Triwulan III dan IV, Daya Beli Melemah
Jum'at, 09 Agustus 2024 - 09:14 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, sektor konstruksi yang tumbuh 7,29% masih ditopang oleh proyek pemerintah seperti percepatan penyelesaian PSN, sementara sektor real estat hanya mampu tumbuh 2,16% yoy.
"Ini sejalan dengan NPL KPR yang mulai menanjak sejak awal tahun," imbuh Bhima.
Oleh karena itu, lanjut Bhima, belanja pemerintah yang turun drastis paska pemilu dari 19,9% yoy per TW I 2024 ke 1,42% yoy TW II mengindikasikan bahwa bansos paska pemilu juga berkontribusi ke pelemahan belanja pemerintah.
"Meski ekspor tumbuh positif tapi kontribusi ekspor terhadap PDB dibanding TW I 2023 menurun dari 22,9 persen ke 21,4 persen di TW II 2024," pungkas Bhima.
"Ini sejalan dengan NPL KPR yang mulai menanjak sejak awal tahun," imbuh Bhima.
Oleh karena itu, lanjut Bhima, belanja pemerintah yang turun drastis paska pemilu dari 19,9% yoy per TW I 2024 ke 1,42% yoy TW II mengindikasikan bahwa bansos paska pemilu juga berkontribusi ke pelemahan belanja pemerintah.
"Meski ekspor tumbuh positif tapi kontribusi ekspor terhadap PDB dibanding TW I 2023 menurun dari 22,9 persen ke 21,4 persen di TW II 2024," pungkas Bhima.
(fch)
Lihat Juga :