Mandiri Syariah Restrukturisasi Kredit 29 Ribu Nasabahnya

Selasa, 25 Agustus 2020 - 11:41 WIB
loading...
Mandiri Syariah Restrukturisasi...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kondisi pandemi berdampak ke berbagai sektor ekonomi, termasuk di dalamnya industri perbankan dan para debiturnya. Program Pemulihan Ekonomi Nasional yang digagas pemerintah diharapkan dapat menggerakkan industri, khususnya UMKM untuk bangkit menghidupkan perputaran ekonomi. ( Baca juga:Cerita-Cerita Pemburu Uang Baru Bank Indonesia )

Selama pandemi Covid 19, Bank Mandiri Syariah sudah merestrukrisasi kredit dengan outstanding sebesar Rp7,1 triliun. Direktur Risk Management Mandiri Syariah Tiwul Widyastuti mengatakan, hingga periode Juli 2020 jumlah nasabah yang sudah direstrukrisasi sebesar 29 ribu nasabah.

"Sekitar 6% dari total nasabah pembiayaan, atau sekitar 42% nasabah UMKM yang direstrukrisasi," kata Tiwul saat konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa (25/8/2020).

Perseroan mengaku akan terus berkomitmen membantu nasabah UMKM agar usahanya tetap survive dan maju kembali di tengah pandemi Covid-19. ( Baca juga:SKB CPNS Kemenag Segera Digelar, Ini yang Wajib Dilakukan Peserta )

"Tentunya hal ini dapat terwujud dengan adanya dukungan pemerintah," tukasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Gencar Konsolidasi,...
Gencar Konsolidasi, Marselinus Minta Kader Perindo Palu Aktif Dampingi UMKM dan Peternak
Jay Singgih Dorong Pengusaha...
Jay Singgih Dorong Pengusaha Muda Papua Bersinergi Menuju Indonesia Emas 2045
Ekonomi Lesu, Welhelm...
Ekonomi Lesu, Welhelm Kurnala Perkuat UMKM Maluku lewat Dana Stimulan
Rekomendasi
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Infografis
5 Perguruan Tinggi Negeri...
5 Perguruan Tinggi Negeri yang Membuka Jalur Mandiri Nilai Rapor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved