Pertamina Pecahkan Rekor Lagi, tapi Kali Ini Soal Kerugian

Selasa, 25 Agustus 2020 - 13:52 WIB
loading...
Pertamina Pecahkan Rekor...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Agak mencengangkan memang. Pertamina yang selama ini selalu menyodorkan pencapaian laba bersihnya yang triliunan rupiah itu, kini sekonyong-konyong membisu.

Pasalnya, berdasarkan publikasi laporan keuangan Pertamina semester I-2020, perusahaan migas negara itu menderita kerugian. Tak tanggung-tanggung, nilai kerugiannya segede gaban, sekitar Rp11 triliun. ( Baca juga:Pecahkan Rekor Lagi, Setoran Pertamina Capai Rp181,5 Triliun )

"Kerugian sebesar itu merupakan rekor rugi tertinggi selama 10 tahun terakhir," kata Fahmi Rady, pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada , Selasa (25/8/2020).

Fahmi melanjutkan, ada beberapa penyebab kerugian Pertamina itu. Penurunan lifting minyak menjadi penyumbang terbesar terhadap penurunan penjualan ekspor migas sehingga menyebabkan Pertamina merugi.

Memang, penurunan kerugian dari lifting minyak itu bisa ditambal Pertamina dari harga BBM yang tak diturunkan, ketika harga minyak dunia tengah jatuh sepanjang 2020. Sayangnya, konsumsi BBM Pertamina juga anjlok selama pandemi sehingga memengaruhi pendapatan Pertamina.

Menurut Fahmi, dalam kondisi merugi itu, keputusan Pertamina untuk mengakuisisi ladang minyak di luar negeri merupakan keputusan blunder, sebab akan memperbesar kerugian Pertamina pada semester II 2020. Alasannya, investasi tersebut tidak bisa dibiayai dari sumber internal laba ditahan.

"Tapi dibiayai dari sumber eksternal utang, yang akan semakin memperbesar biaya bunga sehingga memberatkan kerugian," jelas Fahmi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Menapaki Usia ke-26,...
Menapaki Usia ke-26, MNC Asset Management Optimistis Tumbuh Berkelanjutan
Pertamina dan ERIA Perkuat...
Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi
Sokoguru Policy Forum:...
Sokoguru Policy Forum: Bedah Strategi Penguatan Ketahanan dan Transisi Energi Nasional
Rayakan HUT ke-61, PGN...
Rayakan HUT ke-61, PGN Gelar Sunatan Massal di Seluruh Wilayah Operasional
Kasus Korupsi LNG, Hari...
Kasus Korupsi LNG, Hari Karyuliarto Sebut Vonis 4,5 Tahun Tidak Adil
Indramayu Masuk Top...
Indramayu Masuk Top 5 Kinerja Terbaik Daerah Se-Indonesia, Bupati Lucky: Alhamdulillah
Rekomendasi
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Resmi Turun Lagi per 1 Oktober 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved