Pelaku Usaha Depot Air Minum Minta Produsen Buktikan Galon Polikarbonat

Rabu, 14 Agustus 2024 - 10:40 WIB
loading...
Pelaku Usaha Depot Air...
Pelaku usaha yang tergabung dalam Asosiasi Depot Air Minum (Asdamindo) meminta produsen air minum galon sekali pakai (GSP) yang terkesan memojokkan galon Polikarbonat (PC) membuktikan kebenarannya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Para pelaku usaha yang tergabung dalam Asosiasi Depot Air Minum (Asdamindo) meminta produsen air minum galon sekali pakai (GSP) yang terkesan memojokkan galon Polikarbonat (PC) dalam iklannya agar membuktikan kebenarannya.

“Kita ingin buktinya di mana tempatnya yang bisa seperti itu, galonnya dimasuki kecoak. Ilustrasi yang dibuat dalam iklan itu sangat menghina dan menyudutkan kita para pelaku usaha depot air minum yang sangat tergantung pada galon Polikarbonat,” ujar Ketua Umum Asdamindo, Erik Garnadi kepada media baru-baru ini.

Baca Juga: Menkes Budi Gunadi: Air Kemasan Galon Polikarbonat Aman

Dia melihat, iklan yang dibuat produsen GSP itu hanya memberikan gambaran bahwa mereka sebenarnya mengalami ketakutan kalah bersaing dari segi penjualan dengan para pengusaha depot air minum. “Dengan adanya iklan tersebut, kita melihat jelas sepertinya mereka pada ketakutan dan kalah dalam segi penjualan oleh UMKM yaitu depot air minum,” tukasnya.

Terkait soal kebersihan dan kesehatan galon, Erik malah mengkritisi produsen GSP yang tidak mengawasi penggunaan galonnya yang juga sering digunakan masyarakat saat membeli air minum isi ulang di depot-depot. “Itu kan membuktikan galon sekali pakai pun masih banyak yang tidak ditarik dan malah diisi ulang di tempat pengisian depot air minum. Saya kira itu jauh lebih berbahaya bagi kesehatan masyarakat konsumen,” ucapnya.

Baca Juga: Meneropong Efek Gaduh Pelabelan BPA Galon ke Dunia Usaha

Seharusnya kata Erik, di antara para pelaku usaha air minum itu melakukan persaingan secara sehat saja dan jangan saling menyudutkan. “Seharusnya saling membantu terkait pelaksanaan dan pengawasannya. Kalau ada yang tidak berkenan lebih baik duduk bersama dan jangan mendiskriminatifkan produk yang lain seperti yang dilakukan GSP itu,” katanya.

Salah satu pelaku usaha depot air minum Willy Chandra, juga menilai iklan produsen GSP itu sangat mendiskreditkan para pelaku usaha yang menggunakan galon Polikarbonat. “Cara promosinya terkesan tidak memiliki etika berbisnis yang sehat. Tapi, masyarakat kita kan tidak bodoh, pasti bisa menilai bahwa iklan itu hanya untuk persaingan usaha saja,” tuturnya.

Iklan GSP itu dinilai terkesan ada unsur persaingan usahanya adalah menggunakan galon Polikarbonat yang tidak bermerek. Secara kenyataan di lapangan, menurut Willy, sangat jarang galon-galon yang tidak bermerek digunakan masyarakat saat membeli air minum isi ulang di depot-depot.

“Kebanyakan yang digunakan itu adalah galon-galon bermerk. Mereka mungkin takut disomasi jika menggunakan ilustrasi galon bermerk, apalagi ilustrasinya itu tidak benar,” ujarnya.

Willy melihat apa yang dilakukan produsen GSP dengan iklannya itu hanya wujud dari keserakahan bisnis yang menghalalkan segala cara. “Masyarakat pasti tahulah bahwa itu hanya untuk mendiskreditkan pelaku usaha yang lain,” tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPOM Perketat Batas...
BPOM Perketat Batas Migrasi BPA Galon Guna Tekan Risiko Pubertas Dini
Harga Sama, KKI Soroti...
Harga Sama, KKI Soroti Diskriminasi Kualitas Galon Guna Ulang di Pasaran
KKI Ingatkan ke Konsumen...
KKI Ingatkan ke Konsumen Galon Guna Ulang Ada Batas Masa Pakainya
Harga Plastik Naik,...
Harga Plastik Naik, Industri Didorong Bangun Ketahanan di Tengah Tekanan Global
Lindungi Konsumen, BPKN...
Lindungi Konsumen, BPKN Minta Produsen AMDK Tarik Galon Tua dari Peredaran
DPR Soroti soal Galon...
DPR Soroti soal Galon Guna Ulang Melebihi Batas Usia Pakai
Pengamat: Kemasan Guna...
Pengamat: Kemasan Guna Ulang Bisa Jadi Alternatif Solusi Kenaikan Harga Plastik
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Negara Sediakan Air Layak Minum untuk Masyarakat
Pengamat Nilai Galon...
Pengamat Nilai Galon Guna Ulang PET Efektif Kurangi Sampah Plastik
Rekomendasi
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
Aldi Taher Ungkap Kondisi...
Aldi Taher Ungkap Kondisi Terkini Ibunda, Pulih Usai Berjuang Melawan Stroke 5 Kali
Berita Terkini
JEC Eye Hospitals &...
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp52,85 Triliun per Mei 2026, Ini 4 Pilar Penopangnya
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Tipis ke 6.010, Ada 519 Saham Malas Bergerak
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved