DPR Soroti soal Galon Guna Ulang Melebihi Batas Usia Pakai

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:47 WIB
loading...
DPR Soroti soal Galon...
Ilustrasi. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Bahaya kesehatan bagi konsumen mengintai di balik penggunaan galon guna ulang. Persoalan ini menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Kerja (Panja) Industri Air Minum Komisi VII DPR RI bersama Kementerian Perindustrian. Anggota Komisi VII, Novita Hardini, mengungkap temuan bahwa 57% galon guna ulang di Jabodetabek telah melampaui batas usia pakai. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius akan risiko paparan bahan kimia berbahaya ketika masyarakat mengonsumsi air minum dalam galon yang sudah tua.

"Ada temuan 57% di Jabodetabek galon-galon yang diguna ulang itu sudah melebihi batas usia pakai, saya jadi takut loh minum air putih ini kita semua itu jadi kayak minum kimia," katanya dalam rapat yang berlangsung di Gedung DPR seperti dikutip, Rabu (11/2/2026).

Baca Juga: Rugikan Konsumen, KKI Temukan Galon Berusia Tua Masih Banyak Beredar di Pasaran

Pada Oktober 2025, Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) merilis hasil temuan investigasinya terhadap 60 toko kelontong di Jabodetabek. Selain temuan 57% galon guna ulang berusia lebih dari 2 tahun, investigasi menemukan kondisi 8 dari 10 galon guna ulang yang beredar sudah buram dan kusam. Ini tanda terjadinya penurunan kualitas kemasan.

Kekhawatiran anggota Panja DPR tersebut bukan tanpa alasan. Ahli polimer dari Universitas Indonesia, Prof. Mochamad Chalid, pernah menjelaskan bahwa galon guna ulang berbahan plastik polikarbonat memiliki batas usia pakai yang harus diperhatikan. Galon guna ulang, menurut Profesor Chalid, sebaiknya hanya digunakan maksimal 40 kali pengisian ulang atau setara satu tahun. “Lebih dari itu, risiko migrasi BPA akan makin tinggi,” jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPOM Perketat Batas...
BPOM Perketat Batas Migrasi BPA Galon Guna Tekan Risiko Pubertas Dini
Harga Sama, KKI Soroti...
Harga Sama, KKI Soroti Diskriminasi Kualitas Galon Guna Ulang di Pasaran
KKI Ingatkan ke Konsumen...
KKI Ingatkan ke Konsumen Galon Guna Ulang Ada Batas Masa Pakainya
Harga Plastik Naik,...
Harga Plastik Naik, Industri Didorong Bangun Ketahanan di Tengah Tekanan Global
Lindungi Konsumen, BPKN...
Lindungi Konsumen, BPKN Minta Produsen AMDK Tarik Galon Tua dari Peredaran
Rugikan Konsumen, KKI...
Rugikan Konsumen, KKI Temukan Galon Berusia Tua Masih Banyak Beredar di Pasaran
Pengamat: Kemasan Guna...
Pengamat: Kemasan Guna Ulang Bisa Jadi Alternatif Solusi Kenaikan Harga Plastik
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Negara Sediakan Air Layak Minum untuk Masyarakat
Pengamat Nilai Galon...
Pengamat Nilai Galon Guna Ulang PET Efektif Kurangi Sampah Plastik
Rekomendasi
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Berita Terkini
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved