Guru Besar IPB: Program Makan Siang Gratis Bisa Picu Lonjakan Impor Pangan
Kamis, 15 Agustus 2024 - 14:46 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga menyoroti soal Indonesia yang belakangan disebut sebagai lumbung pangan dunia. Andreas mengatakan, faktanya saat ini dalam 10 tahun terakhir sejak 2013 sampai 2023, nilai impor Indonesia di sektor pangan melonjak hampir dua kali lipat.
"Terlepas setuju atau tidak, program makan siang gratis ini akan dilakukan. Tapi harus disiapkan bagaimana mitigasi risiko program ini sehingga sehingga tidak menjadi bencana," ujarnya.
Selain melonjaknya impor pangan, Andreas juga memprediksi bakal ada peningkatan impor susu. Sebab, susu menjadi salah satu item yang ada dalam program makan siang gratis. Sementara, kondisi Indonesia saat ini tidak cukup sapi perah dan pemeliharaan sapi perahnya.
"Sehingga impor susu pun bisa melonjak lima kali lipat," imbuhnya.
Maka dari itu, ia menilai Pemerintahan Prabowo-Gibran harus mengemas sebuah program diversifikasi pangan. Kalau tidak, impor beras dan susu akan melonjak tinggi.
"Terlepas setuju atau tidak, program makan siang gratis ini akan dilakukan. Tapi harus disiapkan bagaimana mitigasi risiko program ini sehingga sehingga tidak menjadi bencana," ujarnya.
Selain melonjaknya impor pangan, Andreas juga memprediksi bakal ada peningkatan impor susu. Sebab, susu menjadi salah satu item yang ada dalam program makan siang gratis. Sementara, kondisi Indonesia saat ini tidak cukup sapi perah dan pemeliharaan sapi perahnya.
"Sehingga impor susu pun bisa melonjak lima kali lipat," imbuhnya.
Maka dari itu, ia menilai Pemerintahan Prabowo-Gibran harus mengemas sebuah program diversifikasi pangan. Kalau tidak, impor beras dan susu akan melonjak tinggi.
Lihat Juga :