Kemitraan Strategis Holding RS BUMN Mantapkan Langkah Transformasi Sektor Kesehatan
Kamis, 15 Agustus 2024 - 13:50 WIB
loading...
A
A
A
Plt. Direktur Utama IHC, dr. Lia G. Partakusuma menegaskan, komitmen IHC untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Beliau menyampaikan bahwa melalui langkah strategis ini, IHC siap untuk menjadi pionir dalam menghadirkan layanan kesehatan berkualitas di Indonesia.
“IHC dan mitra strategisnya memiliki visi dan misi yang sejalan untuk mengembangkan serta memperluas jaringan bisnis, dengan fokus pada peningkatan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pasien dan efisiensi operasional,” ujar Lia.
Tidak hanya berfokus pada penguatan internal, IHC juga terus berupaya membangun ekosistem kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan, di antaranya dengan menghadirkan dua rumah sakit baru, yaitu Bali International Hospital dan RS Panorama Balikpapan.
Saat ini, IHC memiliki jaringan yang luas dengan 37 rumah sakit dan 66 klinik yang tersebar di seluruh Indonesia. Jaringan ini memungkinkan IHC untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, memberikan layanan kesehatan yang lebih baik, dan mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Dengan berbagai langkah strategis yang telah dan akan dilakukan, IHC optimis dapat terus memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri kesehatan di Indonesia. Penyelesaian transaksi dengan partner strategis ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga menjadi fondasi yang kokoh bagi IHC untuk terus berkembang dan berinovasi di masa depan.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero), Salyadi Saputra selaku perwakilan pemegang saham mayoritas menyampaikan bahwa melalui investasi ini, IHC sedang membangun ekosistem kesehatan yang kuat dan berkelanjutan, yang akan memberikan dampak positif jangka panjang pada perekonomian nasional.
“Pertamina, sebagai induk perusahaan, memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah strategis yang dilakukan oleh IHC. Kami percaya bahwa melalui kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak, IHC akan mampu mempercepat pembangunan fasilitas kesehatan di dalam negeri, yang pada akhirnya akan memperkuat ketahanan kesehatan nasional. Sektor kesehatan, dengan segala potensinya, akan bertransformasi menjadi salah satu pilar utama penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, membantu menciptakan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera,” ujarnya.
“IHC dan mitra strategisnya memiliki visi dan misi yang sejalan untuk mengembangkan serta memperluas jaringan bisnis, dengan fokus pada peningkatan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pasien dan efisiensi operasional,” ujar Lia.
Tidak hanya berfokus pada penguatan internal, IHC juga terus berupaya membangun ekosistem kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan, di antaranya dengan menghadirkan dua rumah sakit baru, yaitu Bali International Hospital dan RS Panorama Balikpapan.
Saat ini, IHC memiliki jaringan yang luas dengan 37 rumah sakit dan 66 klinik yang tersebar di seluruh Indonesia. Jaringan ini memungkinkan IHC untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, memberikan layanan kesehatan yang lebih baik, dan mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Dengan berbagai langkah strategis yang telah dan akan dilakukan, IHC optimis dapat terus memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri kesehatan di Indonesia. Penyelesaian transaksi dengan partner strategis ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga menjadi fondasi yang kokoh bagi IHC untuk terus berkembang dan berinovasi di masa depan.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero), Salyadi Saputra selaku perwakilan pemegang saham mayoritas menyampaikan bahwa melalui investasi ini, IHC sedang membangun ekosistem kesehatan yang kuat dan berkelanjutan, yang akan memberikan dampak positif jangka panjang pada perekonomian nasional.
“Pertamina, sebagai induk perusahaan, memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah strategis yang dilakukan oleh IHC. Kami percaya bahwa melalui kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak, IHC akan mampu mempercepat pembangunan fasilitas kesehatan di dalam negeri, yang pada akhirnya akan memperkuat ketahanan kesehatan nasional. Sektor kesehatan, dengan segala potensinya, akan bertransformasi menjadi salah satu pilar utama penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, membantu menciptakan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera,” ujarnya.
Lihat Juga :