Negara Baru Siap Dikukuhkan di KTT BRICS Rusia 2024, Ada Indonesia?
Jum'at, 16 Agustus 2024 - 07:24 WIB
loading...
A
A
A
Ketergantungan pada Barat telah menciptakan perpecahan yang mencolok. Untuk kolektif ekonomi, multipolaritas adalah satu-satunya jalan ke depan.
Hal ini telah menarik minat besar dari berbagai negara. Blok BRICS kini telah melihat sebuah negara baru yang ingin bergabung dengan aliansi ini dan kemungkinan besar akan mengadopsi rencana dedolarisasi. Serbia baru-baru ini bertemu dengan para pejabat Rusia untuk mendiskusikan kemungkinan bergabung.
Sebuah laporan baru mengatakan bahwa Wakil Perdana Menteri Serbia Aleksander Vulin bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. Keduanya berbicara mengenai kerja sama BRICS dari Beograd.
Selain itu, mereka bersandar pada kemitraan kedua belah pihak yang telah berlangsung selama berabad-abad sebagai dasar keikutsertaan Serbia.
"Kedua pemimpin tersebut mendiskusikan model-model dan mekanisme untuk membangun kerja sama antara Serbia dan BRICS," kata laporan tersebut dilansir dari WatcherGuru, Jumat (16/8/2024).
Hal ini telah menarik minat besar dari berbagai negara. Blok BRICS kini telah melihat sebuah negara baru yang ingin bergabung dengan aliansi ini dan kemungkinan besar akan mengadopsi rencana dedolarisasi. Serbia baru-baru ini bertemu dengan para pejabat Rusia untuk mendiskusikan kemungkinan bergabung.
Sebuah laporan baru mengatakan bahwa Wakil Perdana Menteri Serbia Aleksander Vulin bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. Keduanya berbicara mengenai kerja sama BRICS dari Beograd.
Selain itu, mereka bersandar pada kemitraan kedua belah pihak yang telah berlangsung selama berabad-abad sebagai dasar keikutsertaan Serbia.
"Kedua pemimpin tersebut mendiskusikan model-model dan mekanisme untuk membangun kerja sama antara Serbia dan BRICS," kata laporan tersebut dilansir dari WatcherGuru, Jumat (16/8/2024).
Lihat Juga :