Angka pengangguran Anak Muda China Meningkat 17% di Juli 2024, Ini Penyebabnya
Minggu, 18 Agustus 2024 - 08:49 WIB
loading...
Kondisi ekonomi yang memburuk membuat angka penggaguran di China meningkat. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Biro Statistik Nasional China mengungkapkan bahwa angka pengangguran di China naik 17,1 persen pada bulan Juli dari 13,2 persen pada bulan sebelumnya. Angka tersebut merupakan level yang tertinggi yang dialami oleh China.
Melonjaknya pengangguran tersebut disebabkan oleh memburuknya kondisi ekonomi yang dihadapi negara tirai bambu itu. Disisi lain, banyak munculnya lulusan baru yang masuk pasar tenaga kerja.
Biro statistik membeberkan kenaikan angka pengangguran di musim kelulusan diperkirakan akan ada sekitar 11,8 juta lulusan yang memasuki pasar kerja tahun ini. Jumlah itu naik 2% dari tahun lalu.
Baca Juga : Sanksi Barat Mulai Mencekik, 98% Bank China Tolak Pembayaran Rusia
Melansir dari Bloomberg, buruknya angka anak muda tidka berkerja mendorong China untuk memberhentikan publikasi data pengangguran pada musim panas lalu setelah angkanya mencapai rekor tertinggi 21,3%. Para pejabat melanjutkan rilis data ini di bulan Januari dengan metodologi baru yang mengecualikan para pelajar, dan mengatakan bahwa data ini lebih akurat merefleksikan ukuran angkatan kerja.
Melonjaknya pengangguran tersebut disebabkan oleh memburuknya kondisi ekonomi yang dihadapi negara tirai bambu itu. Disisi lain, banyak munculnya lulusan baru yang masuk pasar tenaga kerja.
Biro statistik membeberkan kenaikan angka pengangguran di musim kelulusan diperkirakan akan ada sekitar 11,8 juta lulusan yang memasuki pasar kerja tahun ini. Jumlah itu naik 2% dari tahun lalu.
Baca Juga : Sanksi Barat Mulai Mencekik, 98% Bank China Tolak Pembayaran Rusia
Melansir dari Bloomberg, buruknya angka anak muda tidka berkerja mendorong China untuk memberhentikan publikasi data pengangguran pada musim panas lalu setelah angkanya mencapai rekor tertinggi 21,3%. Para pejabat melanjutkan rilis data ini di bulan Januari dengan metodologi baru yang mengecualikan para pelajar, dan mengatakan bahwa data ini lebih akurat merefleksikan ukuran angkatan kerja.
Lihat Juga :