Bursa Sepekan: IHSG Tergerus 7,83%, Dana Asing Kabur Rp10,2 Triliun
Sabtu, 01 Maret 2025 - 10:30 WIB
loading...
IHSG sepekan ini merosot 7,83 persen dan ditutup pada level 6.270,597. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Selama sepekan terakhir bulan Februari, Bursa Efek Indonesia ( BEI ) mencatat perdagangan saham yang cukup variatif. Namun, secara keseluruhan statistik BEI periode 24-28 Februari 2025 menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melemah signifikan.
IHSG sepekan ini merosot 7,83 persen dan ditutup pada level 6.270,597 dari posisi 6.803,001 pada pekan sebelumnya. Dinamika pasar ini dinilai dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk aksi jual investor asing serta penurunan sektor-sektor utama indeks. Pelemahan ini memangkas kapitalisasi pasar hingga mengalami penurunan 7,68 persen menjadi Rp10.880 triliun dari Rp11.786 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca Juga: IHSG Ditutup Ambruk 3,31% ke Level 6.270, Transaksi Tembus Rp20,55 Triliun
Di sisi lain, aktivitas perdagangan mencerminkan peningkatan signifikan. Rata-rata volume transaksi harian Bursa melonjak 21,62 persen menjadi 22,36 miliar saham dari 18,38 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Seiring tingginya aktivitas di Bursa, rata-rata nilai transaksi harian turut naik 16,19 persen menjadi Rp13,69 triliun dari Rp11,78 triliun pada pekan lalu. Namun, rata-rata frekuensi transaksi harian menurun 4,52 persen menjadi 1,18 juta kali transaksi dari 1,23 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.
IHSG sepekan ini merosot 7,83 persen dan ditutup pada level 6.270,597 dari posisi 6.803,001 pada pekan sebelumnya. Dinamika pasar ini dinilai dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk aksi jual investor asing serta penurunan sektor-sektor utama indeks. Pelemahan ini memangkas kapitalisasi pasar hingga mengalami penurunan 7,68 persen menjadi Rp10.880 triliun dari Rp11.786 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca Juga: IHSG Ditutup Ambruk 3,31% ke Level 6.270, Transaksi Tembus Rp20,55 Triliun
Di sisi lain, aktivitas perdagangan mencerminkan peningkatan signifikan. Rata-rata volume transaksi harian Bursa melonjak 21,62 persen menjadi 22,36 miliar saham dari 18,38 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Seiring tingginya aktivitas di Bursa, rata-rata nilai transaksi harian turut naik 16,19 persen menjadi Rp13,69 triliun dari Rp11,78 triliun pada pekan lalu. Namun, rata-rata frekuensi transaksi harian menurun 4,52 persen menjadi 1,18 juta kali transaksi dari 1,23 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.
Lihat Juga :