Ramah Gempa, SIG Pamer Inovasi Bata dan Semen Hijau di IKN
Minggu, 18 Agustus 2024 - 21:06 WIB
loading...
SIG memamerkan inovasi hunian ramah lingkungan di IKN. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Semen Indonesia Tbk (SIG) memamerkan inovasi hunian ramah lingkungan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan berkelanjutan.
Inisiatif SIG ini sejalan dengan kebijakan pemerintah mempercepat implementasi konstruksi hijau melalui penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan di proyek IKN. Sebagai bagian dari momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI, SIG memperkenalkan hunian tapak ramah lingkungan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tipe 36 di IKN.
Hunian ini dibangun menggunakan solusi bata interlock, yang merupakan produk hasil riset terapan dari semen hijau yang ramah lingkungan. Bata interlock memiliki keunggulan dalam efisiensi material dan kemudahan aplikasi, serta mampu mempercepat durasi konstruksi dibandingkan dengan material konvensional.
Selain itu, bata ini dinyatakan ramah gempa untuk wilayah dengan tingkat seismisitas tinggi (KDS D) berdasarkan uji siklik di Balai Besar Sarana dan Bangunan Gedung, Dirjen Bina Teknik Permukiman dan Perumahan.
Baca Juga: HUT RI di IKN Rampung, Jokowi: Alhamdulillah Lancar, Cuaca Mendukung
Inisiatif SIG ini sejalan dengan kebijakan pemerintah mempercepat implementasi konstruksi hijau melalui penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan di proyek IKN. Sebagai bagian dari momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI, SIG memperkenalkan hunian tapak ramah lingkungan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tipe 36 di IKN.
Hunian ini dibangun menggunakan solusi bata interlock, yang merupakan produk hasil riset terapan dari semen hijau yang ramah lingkungan. Bata interlock memiliki keunggulan dalam efisiensi material dan kemudahan aplikasi, serta mampu mempercepat durasi konstruksi dibandingkan dengan material konvensional.
Selain itu, bata ini dinyatakan ramah gempa untuk wilayah dengan tingkat seismisitas tinggi (KDS D) berdasarkan uji siklik di Balai Besar Sarana dan Bangunan Gedung, Dirjen Bina Teknik Permukiman dan Perumahan.
Baca Juga: HUT RI di IKN Rampung, Jokowi: Alhamdulillah Lancar, Cuaca Mendukung
Lihat Juga :