Indonesia Underwriting Summit 2024, OJK Dorong Underwriter Terampil

Kamis, 15 Agustus 2024 - 18:26 WIB
loading...
Indonesia Underwriting...
Deputi Komisioner Pengawas Perasuransian, Penjaminan & Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Iwan Pasila. FOTO/Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Deputi Komisioner Pengawas Perasuransian, Penjaminan & Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Iwan Pasila menilai, proses underwriting merupakan kunci penting bagi perusahaan asuransi.

Hal itu disampaikan Iwan Pasila saat menjadi narasumber dalam acara Indonesia Underwriting Summit 2024 di Hotel Pullman Bandung Grand Central, Kota Bandung, Kamis (15/8/2024).

Menurutnya, industri asuransi ini mendasarkan semuanya pada asumsi.

"Jadi kalau asumsinya semua sudah baik kemudian temen-temen underwriter itu dengan expertis mereka menyeleksi resiko dengan baik, harapannya pada saat klaim itu kita bisa memberikan klaim yang baik dan dengan proses yang cepat, tepat, dan akurat sehingga bisa memenuhi kebutuhan nasabah," kata Iwan.

Iwan juga mendorong pihak-pihak yang berprofesi sebagai underwriter untuk menambah potensi dan memanfaatkan teknologi digital agar bisa lebih terampil.

"Kemudian bisa juga mencari cara, solusi-solusi baru yang kreatif untuk kemudian meminimalisir risiko. Tentu dengan proses yang cepat, tapi juga tetap akurat, nah ini juga yang diperlukan oleh teman-teman," ungkapnya.

Iwan berharap, acara Indonesia Underwriting Summit 2024 yang juga turut dihadiri Direktur Operasional PT MNC Life Assurance, Eka Permana ini dapat menjadi salah satu bagian yang memberi nilai tambah bagi industri asuransi.

"Hari ini salah satu temanya kolaborasi dengan teman-teman plan jadi ini adalah salah satu langkah yang tepat, sama saya juga mendorong di underwriter untuk bisa berkolaborasi dengan teman-teman di klaim," katanya.

"Tadi juga saya menyampaikan bagaimana seharusnya tidak hanya dengan temen-temen klaim, tapi juga dengan temen-temen di pemasaran harus juga didorong untuk kolaborasi, jadi memastikan bahwa mereka melakukan prosesnya dengan baik dan benar," tambahnya.

Iwan mengatakan, OJK sendiri saat ini terus mengembangkan pengawasan. Sebab, melihat peraturan-peraturan yang ada saat ini memang sangat terbatas.

"Untuk bisa mendorong pertumbuhan asuransi jadi kita memang sangat berharap ada kerja sama yang baik dari pelaku karena mereka adalah layer pertama yang melakukan proses dengan baik," jelasnya.

Iwan pun meyakini, jika proses tersebut dilakukan, maka pertumbuhan asuransi akan berjalan sangat baik.

"Confidence masyarakat juga semakin naik kepada industri, itu harapan kami," ujarnya.

Baca Juga: MNC Life Buat Terobosan lewat Pemberian Asuransi Jiwa bagi Penonton LMAC Super Hitz Fest 2024

Selain itu, pihaknya juga mendorong agar perusahaan asuransi dapat memastikan bahwa investasi itu dilakukan sejalan dengan prinsip.

"Ini kita dorong supaya perusahan-perusahaan asuransi ini bisa mengelola kewajiban dengan baik dan mengelola aset dengan baik," ucapnya.

Baca Juga: Dukung Pendidikan, MNC Life Ajarkan Anak Panti Asuhan Belajar Bahasa Inggris

Menurutnya, saat ini, perusahaan asuransi di Indonesia khususnya dari kondisi permodalan cukup baik.

"Kondisinya membaik, menurut saya kalau kita lihat pengawasan yang kita lakukan ini juga proaktif ya, tidak hanya sekedar melakukan pemeriksaan langsung, tetapi juga ada juga site bagaimana perusahaan memberikan report dan dari report itu kita analisa," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gandeng Induk Usaha,...
Gandeng Induk Usaha, BRI Life Perluas Aksesibilitas Produk Asuransi Kesehatan yang Inklusif
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Manulife Indonesia Cetak...
Manulife Indonesia Cetak Laba Rp1,28 Triliun Sepanjang 2025, Unit Syariah Rp17,37 M
Jaga Pertumbuhan Bisnis...
Jaga Pertumbuhan Bisnis dan Transformasi, BRI Life Unjuk Gigi di Digital Forum 2026
Hadirkan Perlindungan...
Hadirkan Perlindungan Jiwa yang Fleksibel lewat My Prime Term Protection-Plan Series
Mei Lebih Bahagia: Proteksi...
Mei Lebih Bahagia: Proteksi Kesehatan dari MNC Life Kini Hadir dengan Bonus Voucher Belanja
Saat Kerja Keras dan...
Saat Kerja Keras dan Dedikasi Mendapat Penghargaan
MNC Life Dukung AirAsia...
MNC Life Dukung AirAsia RedRun 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Sport Tourism Indonesia
FIFGROUP Pamer Gedung...
FIFGROUP Pamer Gedung Mewah dan Atap Listrik Matahari!
Rekomendasi
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved