Setop Ekspor ke Israel, Negara Ini Tak Ingin Batu Baranya Dipakai untuk Membuat Bom

Selasa, 20 Agustus 2024 - 07:59 WIB
loading...
Setop Ekspor ke Israel,...
Negara asal Amerika Selatan ini menjelaskan, larangan ekspor ke Israel diambil karena batu bara digunakan untuk membuat bom untuk membunuh anak-anak Palestina.. Foto/Dok
A A A
BOGOTA - Presiden Kolombia, Gustavo Petro telah menandatangani dekrit yang melarang ekspor batu bara ke Israel . Kebijakan ini sebagai respons atas krisis kemanusiaan di Gaza yang berkepanjangan.

Baca Juga: Israel Bakal Dihantam Sanksi Energi, Kolombia Bersiap Setop Ekspor Batu Bara

Negara Amerika Selatan itu merupakan pemasok bahan bakar fosil terbesar Israel, dengan perdagangan mencapai USD450 juta pada tahun 2023. Asosiasi Penambang Kolombia telah memperingatkan terkait langkah penghentian ekspor pada Juni, lalu.

Hal itu merujuk pada perjanjian perdagangan antara Bogota dan Yerusalem Barat, serta adanya tentangan dari produsen batu bara. Kolombia akhirnya mengambil langkah untuk menekan Yerusalem Barat agar menghentikan konflik di Gaza.

Mengutip dokumen yang diterbitkan di situs web kepresidenan pada hari Minggu (18/4) menyatakan, bahwa keputusan itu dibuat berdasarkan "situasi kemanusiaan yang muncul di Palestina setelah operasi militer yang dilakukan oleh Israel setelah 7 Oktober 2023."

Baca Juga: Kolombia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Israel karena Genosida Gaza

Laporan itu merujuk pada data baru-baru ini oleh Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan, yang mengungkap bahwa "32.333 warga Palestina telah meninggal dunia, 9.000 di antaranya adalah wanita dan 13.000 adalah anak-anak,".

Selanjutnya ada "1,1 juta orang mengalami kerawanan pangan; dan 1,7 juta orang terpaksa mengungsi dari wilayah mereka," sejak awal konflik Israel-Palestina.

Dekrit pelarangan ekspor batu bara oleh Kolombia ke Israel berlaku lima hari setelah publikasi dan akan tetap berlaku "sampai perintah sementara yang dikeluarkan oleh Mahkamah Internasional dalam Proses penerapan Konvensi Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida di Jalur Gaza sepenuhnya dipatuhi."

Petro membagikan dekrit itu di akun resmi X (sebelumnya Twitter), dengan menjelaskan bahwa tindakan itu diambil karena "batu bara Kolombia digunakan untuk membuat bom untuk membunuh anak-anak Palestina."

Kolombia diketahui menjadi salah satu mitra terdekat Israel di Amerika Latin. Namun, hubungan antara kedua negara telah memburuk tajam sejak awal operasi militer Israel di Gaza.

Perpecahan dimulai setelah presiden Kolombia menggambarkan operasi di Gaza sebagai "genosida" dan membandingkan militer Israel dengan Nazi. Sikap tersebut langsung dikecam Yerusalem Barat, yang disebutkan sebagai "pernyataan bermusuhan dan antisemit."

Selanjutnya diikuti oleh sikap Israel yang menangguhkan semua ekspor keamanan ke Kolombia, hingga kemudian memutuskan hubungan diplomatik.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Bahlil Heran Pasokan...
Bahlil Heran Pasokan Batu Bara ke PLN Habis di Tengah Tahun, Pengusaha Dilarang Ekspor!
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Rekomendasi
Replik, Kubu Roy Suryo...
Replik, Kubu Roy Suryo Tetap Minta Hakim Nyatakan Penangkapannya Tidak Sah
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Infografis
Negara-negara Arab Kutuk...
Negara-negara Arab Kutuk Langkah Israel Blokir Bantuan ke Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved