Pendiri Telegram Dicokok Prancis, Harga Toncoin Ambles 17%

Minggu, 25 Agustus 2024 - 11:00 WIB
loading...
Pendiri Telegram Dicokok...
Penangkapan pendiri Telegram Pavel Durov membuat harga Toncoin merosot 17%. FOTO/@TuckerCarlson/X
A A A
JAKARTA - Penangkapan pendiri dan CEO Telegram Pavel Durov di Prancis membuat harga Toncoin (TON), token The Open Network yang berafiliasi dengan Telegram, turun tajam 17%. Miliuner berusia 39 tahun itu ditangkap oleh Kantor Antipenipuan Nasional Prancis, dengan berbagai tuduhan yang terkait dengan dugaan perilaku ilegal oleh pengguna Telegram.

Melansir Decrypt, Durov mengumumkan pada bulan Juli lalu bahwa basis pengguna Telegram telah melampaui angka 950 juta. Lonjakan pengguna ini bertepatan dengan munculnya permainan yang menggunakan kripto yang dapat dimainkan pada aplikasi pengiriman pesan melalui "aplikasi mini" yang terintegrasi. Hamster Kombat, yang terbesar di antara semuanya, dilaporkan telah mengumpulkan lebih dari 300 juta pemain selama beberapa bulan terakhir menjelang peluncuran token dan airdrop yang akan datang.

Baca Juga: Prancis Tangkap Miliarder Pendiri Telegram Pavel Durov

Open Network awalnya dibuat secara internal di Telegram, tetapi perusahaan itu meninggalkan proyek tersebut pada tahun 2020 di tengah pengawasan regulasi. Pengembangan berlanjut secara eksternal melalui komunitas kontributor, dan selama setahun terakhir, Telegram semakin merangkul dan mengintegrasikan jaringan blockchain.

Baca Juga: AS Jatuhkan Ratusan Sanksi Baru, Lumpuhkan Mesin Perang Rusia

Keterkaitan itu tampaknya telah membantu meningkatkan harga TON lebih dari 300% selama setahun terakhir. Namun, hubungan itu juga tampaknya telah memukul harga TON ketika sang pendiri Telegram ditangkap. TON turun hampir 17% selama 24 jam terakhir, dan turun dari harga USD6,80 sebelum laporan muncul ke harga saat ini USD5,61, menurut CoinGecko.

Durov, yang disebut-sebut sebagai "Mark Zuckerberg dari Rusia" berkat popularitas aplikasi dan layanan Telegram, tercatat sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Mengutip Forbes, Durov berada di peringkat 122 orang paling tajir sedunia, dengan kekayaan USD15,5 miliar atau sekitar Rp240,25 triliun (kurs Rp15.500 per USD).
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos Telegram Wariskan...
Bos Telegram Wariskan Hartanya Rp227 Triliun ke 100 Anak, Termasuk dari Hasil Donor Sperma
Telegram Cetak Keuntungan...
Telegram Cetak Keuntungan Rp16,1 Triliun, Pertama Kalinya sejak Monetisasi
CEO Telegram Pavel Durov...
CEO Telegram Pavel Durov Ditangkap di Prancis, Segini Hartanya
Pegadaian Ingatkan Modus...
Pegadaian Ingatkan Modus Baru Penipuan Lelang Online via Aplikasi Telegram
Berusia 37 Tahun, Pendiri...
Berusia 37 Tahun, Pendiri Telegram Punya Kekayaan Rp248 Triliun
Waspada! Emiten Sandiaga...
Waspada! Emiten Sandiaga Uno Jadi Korban Investasi Bodong di Telegram
Terhubung dengan Radikalisme,...
Terhubung dengan Radikalisme, Telegram Memblokir Hampir 190.000 Akun Berbahaya
Ciri-Ciri Kejahatan...
Ciri-Ciri Kejahatan Scam Telegram Palsu yang Harus Diwaspadai
Telegram Kini BIsa Login...
Telegram Kini BIsa Login Menggunakan Passkey Tanpa SMS
Rekomendasi
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Berita Terkini
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved