CEO Telegram Pavel Durov Ditangkap di Prancis, Segini Hartanya
Senin, 26 Agustus 2024 - 17:53 WIB
loading...
Sebagai pemilik aplikasi Telegram menempatkan Pavel Durov menjadi orang terkaya nomer 120 versi Forbes. Foto/Moskow Times
A
A
A
JAKARTA - Miliarder pendiri aplikasi Telegram asal Rusia , Pavel Durov , telah ditangkap dan ditahan oleh polisi Prancis setelah dia tiba di Paris dengan jet pribadi, pada Sabtu.
Mengutip laporan LCI, otoritas Prancis mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk pengusaha teknologi tersebut sebagai bagian dari penyelidikan awal.
Laporan itu menyatakan Paris yakin bahwa moderasi Telegram yang tidak memadai, alat enkripsinya, dan dugaan kurangnya kerja sama dengan polisi dapat membuat Durov terlibat dalam perdagangan narkoba, pelanggaran pedofilia, dan penipuan.
Baca Juga : Pendiri Telegram Dicokok Prancis, Harga Toncoin Ambles 17%
Dikutip dari Forbes secara real time, Senin (26/8/2024), sebagai pemilik aplikasi Telegram, Durov memiliki kekayaan USD15,5 miliar atau setara Rp239 triliun.
Namun, harta kekayaannya itu turun jika dibandingkan pada 2021 yang mencapai USD17,2 miliar atau Rp248 triliun. Tak hanya itu, dari segi peringkat Durov juga turun, dari urutan ke-112 orang terkaya di dunia menjadi ke 120.
Pria berkebangsaan Rusia ini, kekayaannya tumbuh secara eksponensial setelah aplikasi Telegram menjadi populer karena WhatsApp mengumumkan kebijakan privasi baru. Dengan adanya kondisi tersebut, menyebabkan kekayaan Durov tumbuh lebih dari 405 persen dalam setahun dari USD3,4 miliar (Rp49 triliun) pada 2020 menjadi USD17,2 miliar (Rp248 triliun) pada 2021.
Mengutip laporan LCI, otoritas Prancis mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk pengusaha teknologi tersebut sebagai bagian dari penyelidikan awal.
Laporan itu menyatakan Paris yakin bahwa moderasi Telegram yang tidak memadai, alat enkripsinya, dan dugaan kurangnya kerja sama dengan polisi dapat membuat Durov terlibat dalam perdagangan narkoba, pelanggaran pedofilia, dan penipuan.
Baca Juga : Pendiri Telegram Dicokok Prancis, Harga Toncoin Ambles 17%
Dikutip dari Forbes secara real time, Senin (26/8/2024), sebagai pemilik aplikasi Telegram, Durov memiliki kekayaan USD15,5 miliar atau setara Rp239 triliun.
Namun, harta kekayaannya itu turun jika dibandingkan pada 2021 yang mencapai USD17,2 miliar atau Rp248 triliun. Tak hanya itu, dari segi peringkat Durov juga turun, dari urutan ke-112 orang terkaya di dunia menjadi ke 120.
Pria berkebangsaan Rusia ini, kekayaannya tumbuh secara eksponensial setelah aplikasi Telegram menjadi populer karena WhatsApp mengumumkan kebijakan privasi baru. Dengan adanya kondisi tersebut, menyebabkan kekayaan Durov tumbuh lebih dari 405 persen dalam setahun dari USD3,4 miliar (Rp49 triliun) pada 2020 menjadi USD17,2 miliar (Rp248 triliun) pada 2021.
Lihat Juga :