Jadi Armada Gelapnya LNG Rusia, AS Beri Sanksi ke 7 Kapal Tanker

Senin, 26 Agustus 2024 - 13:58 WIB
loading...
A A A
Meskipun langkah-langkah tersebut mempunyai dampak yang terbatas terhadap pasar pengangkutan, atau terhadap aliran minyak bumi Rusia. Namun terdapat puluhan kapal yang menganggur, sehingga mempersulit logistik rantai pasokan energi Moskow.

Everest Energy, yang diduga merupakan bagian dari “armada gelap” kapal yang dirakit oleh Moskow untuk membawa bahan bakar ke pembeli yang berminat, kini tampaknya menjadi kapal tanker ketiga yang mendekati pabrik tersebut. Hal ini juga telah dimasukkan dalam daftar baru sanksi AS.

Baca Juga : Rampasan Aset Rusia Digunakan untuk Perang, Moskow Rancang Serangan Balasan

Sebelumnya, ada 4 perusahaan kapal tanker yang sudah dikenakan sanksi oleh AS yaitu North Sky, North Mountain, North Air dan North Way. Keempat perusahaan itu telah digunakan untuk memindahkan kargo yang dimuat di pabrik pengekspor LNG Rusia lainnya, yakni Yamal LNG. Kapal-kapal ini telah singgah di Zeebrugge, Belgia, untuk mengambil muatan dari kapal khusus kelas es, sebuah transaksi yang juga akan dilarang mulai Maret mendatang sejalan dengan sanksi Uni Eropa.
(fch)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Rekomendasi
Euforia Prancis Berubah...
Euforia Prancis Berubah Duka, Suporter 17 Tahun Tewas Jatuh dari Truk
Indonesia Hadirkan 30...
Indonesia Hadirkan 30 Instalasi Seni di Flower Dome Singapura, Tampilkan Pesona Nusantara
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved