Dukungan PCJL Bentuk Redkar dan Lestarikan Mangrove Diapresiasi
Senin, 26 Agustus 2024 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Temukan Berlian Terbesar ke-2 di Dunia, Valuasi Perusahaan Tambang Kecil Jadi Rp2,3 T
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Tanjabtim Suhas Purrojani saat sosialisasi Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) mengapresiasi SKK Migas dan PetroChina yang memberikan pelatihan serta bantuan peralatan yang dibutuhkan untuk mengatasi karhutla. Pembentukan Redkar melalui Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 364.1/306 tahun 2020 ini dinilai sangat strategis bagi Pemkab Tanjabtim. "Apalagi wilayah Kabupaten Tanjabtim ini sebagian besar merupakan kawasan gambut sehingga sangat sensitif terhadap bencana, khususnya kebakaran," ujarnya.
Karena itu, Suhas meminta para camat, lurah/kades menjadikan kerja sama dengan SKK Migas-PetroChina Jabung ini sebagai prioritas. "Pencegahan, penanggulangan bencana ini merupakan materi wajib yang harus diberikan kepada masyarakat. Dengan adanya relawan damkar ini, manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh kecamatan yang ada di Tanjabtim," tandasnya.
Kepala Satuan Pol-PP dan Damkar Kabupaten Tanjabtim Zulfaisyal menambahkan, SKK Migas-PetroChina sebelumnya juga telah mendukung Pemkab Tanjabtim dengan pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) yang diselenggarakan oleh BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Timur. "Ke depan, kita juga akan berkolaborasi BPBD selaku koordinator semua bencana alam yang terjadi," ungkapnya.
CSR and Comdev Supervisor PCJL M Yuda Ramdani menambahkan, kehadiran relawan damkar ini diharapan dapat meminimalisir dampak bencana kebakaran di Tanjabtim. Untuk itu, kata dia, relawan damkar ini akan dibekali dengan pelatihan dan peralatan yang memadai. "Kita akan siapkan seluruh peralatannya," tegas dia.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Tanjabtim Suhas Purrojani saat sosialisasi Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) mengapresiasi SKK Migas dan PetroChina yang memberikan pelatihan serta bantuan peralatan yang dibutuhkan untuk mengatasi karhutla. Pembentukan Redkar melalui Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 364.1/306 tahun 2020 ini dinilai sangat strategis bagi Pemkab Tanjabtim. "Apalagi wilayah Kabupaten Tanjabtim ini sebagian besar merupakan kawasan gambut sehingga sangat sensitif terhadap bencana, khususnya kebakaran," ujarnya.
Karena itu, Suhas meminta para camat, lurah/kades menjadikan kerja sama dengan SKK Migas-PetroChina Jabung ini sebagai prioritas. "Pencegahan, penanggulangan bencana ini merupakan materi wajib yang harus diberikan kepada masyarakat. Dengan adanya relawan damkar ini, manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh kecamatan yang ada di Tanjabtim," tandasnya.
Kepala Satuan Pol-PP dan Damkar Kabupaten Tanjabtim Zulfaisyal menambahkan, SKK Migas-PetroChina sebelumnya juga telah mendukung Pemkab Tanjabtim dengan pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) yang diselenggarakan oleh BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Timur. "Ke depan, kita juga akan berkolaborasi BPBD selaku koordinator semua bencana alam yang terjadi," ungkapnya.
CSR and Comdev Supervisor PCJL M Yuda Ramdani menambahkan, kehadiran relawan damkar ini diharapan dapat meminimalisir dampak bencana kebakaran di Tanjabtim. Untuk itu, kata dia, relawan damkar ini akan dibekali dengan pelatihan dan peralatan yang memadai. "Kita akan siapkan seluruh peralatannya," tegas dia.
(fjo)
Lihat Juga :