2 Orang Terkaya China Kehilangan Lebih dari Rp276,4 Triliun, Ini Sebabnya
Rabu, 28 Agustus 2024 - 16:28 WIB
loading...
A
A
A
Tren pelemahan kembali berlanjut pada hari Selasa, ketika saham pemilik Temu turun 4,1%, membuat Huang kehilangan harta kekayaan mencapai USD1,4 miliar. Salah satu pendiri Tencent Holdings Ltd., Pony Ma saat ini memegang posisi kedua dalam peringkat.
Penurunan kekayaan miliarder paling tajir China menggarisbawahi kepercayaan jangka panjang yang goyah pada konsumsi China, di mana banyak bisnis terbesar di dunia menghadapi perlambatan permintaan.
Persaingan makin sengit di tengah pembeli yang semakin hemat hingga memicu pemotongan harga yang tajam, menghasilkan produk yang melenyapkan margin seperti air mineral yang dijual oleh Nongfu dengan harga di bawah 1 yuan (USD0,14).
"Ekonomi China mungkin lebih buruk dari yang dipikirkan orang jika perusahaan konsumen seperti Nongfu dan PDD tidak berjalan dengan baik," kata Direktur pelaksana di Union Bancaire Privee, Vey-Sern Ling.
"Mereka mewakili segmen di mana permintaan seharusnya tangguh — minuman seharusnya menjadi produk yang menghasilkan uang," sambungnya.
Kedua perusahaan itu juga sedang berjuang melawan serangkaian kasus. Sebelumnya Nongfu mendapatkan kritik tajam di media sosial China setelah kematian Zong Qinghou – pendiri saingan utama Hangzhou Wahaha Group Co. – dengan beberapa pengguna menuduh bahwa Nongfu berencana untuk mendapatkan keuntungan atas pesaingnya.
Penurunan kekayaan miliarder paling tajir China menggarisbawahi kepercayaan jangka panjang yang goyah pada konsumsi China, di mana banyak bisnis terbesar di dunia menghadapi perlambatan permintaan.
Persaingan makin sengit di tengah pembeli yang semakin hemat hingga memicu pemotongan harga yang tajam, menghasilkan produk yang melenyapkan margin seperti air mineral yang dijual oleh Nongfu dengan harga di bawah 1 yuan (USD0,14).
"Ekonomi China mungkin lebih buruk dari yang dipikirkan orang jika perusahaan konsumen seperti Nongfu dan PDD tidak berjalan dengan baik," kata Direktur pelaksana di Union Bancaire Privee, Vey-Sern Ling.
"Mereka mewakili segmen di mana permintaan seharusnya tangguh — minuman seharusnya menjadi produk yang menghasilkan uang," sambungnya.
Kedua perusahaan itu juga sedang berjuang melawan serangkaian kasus. Sebelumnya Nongfu mendapatkan kritik tajam di media sosial China setelah kematian Zong Qinghou – pendiri saingan utama Hangzhou Wahaha Group Co. – dengan beberapa pengguna menuduh bahwa Nongfu berencana untuk mendapatkan keuntungan atas pesaingnya.
Lihat Juga :