Gudang Garam 'Batuk-batuk' Buntut Kenaikan Cukai, Pendapatan Turun 10,54%
Kamis, 29 Agustus 2024 - 15:13 WIB
loading...
PT Gudang Garam Tbk melaporkan penurunan pendapatan semester I-2024. FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Gudang Garam Tbk mencatat pendapatan semester I-2024 sebesar Rp50,01 miliar atau menurun 10,54% dibandingkan periode yang sama tahun lalu tercatat Rp55,85 miliar.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan Gudang Garam, Heru Budiman mengatakan, penurunan disebabkan oleh turunnya volume penjualan akibat kenaikan harga jual kepada konsumen di mana daya beli masyarakat khususnya kelas menengah bawah masih stagnan.
"Di tengah situasi ini, ketika sektor tembakau terus menghadapi kenaikan beban cukai yang signifikan secara berkelanjutan, kondisi pasar tetap penuh tantangan," jelasnya dalam Public Expose hari ini, Kamis (29/8/2024).
Baca Juga: Gudang Garam Tambah Modal Rp3 Triliun Bangun Bandara Kediri
Dengan fenomena tersebut maka tidak hanya pendapatan, laba perseroan juga menunjukan penurunan pada enam bulan pertama di 2024 ini. Adapun biaya pokok pendapatan mengalami penurunan sebesar 62% seiring dengan penurunan volume penjualan dan kenaikan biaya cukai sebesar 3,1%.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan Gudang Garam, Heru Budiman mengatakan, penurunan disebabkan oleh turunnya volume penjualan akibat kenaikan harga jual kepada konsumen di mana daya beli masyarakat khususnya kelas menengah bawah masih stagnan.
"Di tengah situasi ini, ketika sektor tembakau terus menghadapi kenaikan beban cukai yang signifikan secara berkelanjutan, kondisi pasar tetap penuh tantangan," jelasnya dalam Public Expose hari ini, Kamis (29/8/2024).
Baca Juga: Gudang Garam Tambah Modal Rp3 Triliun Bangun Bandara Kediri
Dengan fenomena tersebut maka tidak hanya pendapatan, laba perseroan juga menunjukan penurunan pada enam bulan pertama di 2024 ini. Adapun biaya pokok pendapatan mengalami penurunan sebesar 62% seiring dengan penurunan volume penjualan dan kenaikan biaya cukai sebesar 3,1%.
Lihat Juga :