Transparan dalam Menjalankan Bisnis, Hutama Karya Raih Sertifikasi Antipenyuapan

Rabu, 26 Agustus 2020 - 16:19 WIB
loading...
Transparan dalam Menjalankan...
PT Hutama Karya (Persero) tersertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001: 2016 yang ditetapkan oleh Lembaga Sertifikasi, PT Sucofindo.
A A A
JAKARTA - Komitmen untuk selalu mengedepankan transparansi dan tata kelola perusahaan yang baik dalam menjalankan proses bisnisnya, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) tersertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001: 2016 yang ditetapkan oleh Lembaga Sertifikasi, PT Super Intending Company of Indonesia (Sucofindo).

Bertempat di HK Tower, Kantor Pusat Hutama Karya, Sertifikat SMAP ISO 37001:2016 diserahkan oleh Direktur Utama Sucofindo, Bacher Djohan Buddin, dan diterima langsung oleh Wakil Direktur Utama Hutama Karya, Aloysius Kiik Ro, serta disaksikan seluruh jajaran direksi serta pejabat dari Hutama Karya.

Seremoni penyerahan sertifikat ini dilakukan secara tatap muka dengan kapasitas terbatas serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat yang di mana hanya dihadiri oleh para direksi dan tamu undangan saja. Sedangkan bagi pejabat Hutama Karya lainnya mengikuti kegiatan ini secara virtual melalui video conference.
Transparan dalam Menjalankan Bisnis, Hutama Karya Raih Sertifikasi Antipenyuapan

Wakil Direktur Utama Hutama Karya, Aloysius Kiik Ro mengatakan bahwa raihan sertifikasi SMAP ini sejalan dengan arahan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku pemegang saham untuk menciptakan perusahaan BUMN yang transparan dan kental akan budaya antikorupsi. Hal tersebut sesuai dengan Surat Kementerian BUMN Nomor S-17/S.MBU/02/2020 tanggal 17 Februari 2020.

“Pada dasarnya, dalam menjalankan proses bisnisnya, Hutama Karya akan sangat selektif dan hati-hati dengan memenuhi sesuai standar prosedur bisnis, operasional, hingga investasi, dan kami selaku manajemen selalu menjunjung tinggi transparansi dalam mengelola perusahaan ini,” ungkap Aloydalam keterangan tertulis, Rabu (26/8/2020).

Menurut Aloy, sertifikasi SMAP ISO 37001:2016 ini membuktikan konsistensi Hutama Karya selaku salah satu perusahaan pengembang infrastruktur terkemuka di Indonesia untuk terus meningkatkan penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance.

“Sejalan dengan salah satu core values Hutama Karya, yaitu amanah, kami akan menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh pemegang saham, stakeholder, hingga masyarakat serta berkomitmen secara konsisten mempertahankan dan meningkatkan keefektifan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan ini khusus. Seperti yang kita tahu, perusahaan yang sehat adalah perusahaan yang bebas dari tindakan korupsi atau penyuapan, sekecil apapun itu,” pungkas Aloy.

Sebelumnya, Hutama Karya telah melakukan berbagai tahapan proses audit dan assessment sehingga akhirnya perusahaan dinyatakan berhak menerima sertifikat SNI SNI ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembebasan Lahan Tol...
Pembebasan Lahan Tol Trans Sumatera Dikebut, HK Gandeng Kejagung
Jalan Tol di Provinsi...
Jalan Tol di Provinsi Riau Ditargetkan Bertambah 30 Km Tahun Ini
Tol Trans Sumatera Diskon...
Tol Trans Sumatera Diskon 30% saat Lebaran 2026, Berikut Rincian Tarifnya
Tarif Tol Trans Sumatera...
Tarif Tol Trans Sumatera Diskon 20% Saat Nataru 2025, Berikut Jadwal Lengkapnya
Progres Pembangunan...
Progres Pembangunan Tol Palembang-Betung Tembus 85,74 Persen, Kapan Beroperasi?
Waskita Bocorkan Rencana...
Waskita Bocorkan Rencana Peleburan 2 BUMN Karya, Rampung Maksimal 2026
Pembangunan Dermaga...
Pembangunan Dermaga dan Fasilitas Ekspor Terbesar Asia Tenggara di Tuban Rampung
Bantuan Sembako hingga...
Bantuan Sembako hingga Alat Berat Dikirim Hutama Karya ke Wilayah Terdampak Banjir Sumbar
KPK Tahan Mantan Dirut...
KPK Tahan Mantan Dirut Hutama Karya Bintang Perbowo terkait Kasus Jalan Tol Trans Sumatera
Rekomendasi
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Berita Terkini
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved