Rusia Impor Dolar dan Euro dari Rwanda Senilai Rp450 miliar
Selasa, 03 September 2024 - 14:10 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, pada 18 Januari, sebuah perusahaan yang kurang dikenal bernama Aero-Trade, yang menyediakan layanan belanja bebas bea untuk penerbangan dan bandara. Perusahaan itu mendaftarkan dua pengiriman ke Rusia: satu senilai USD20 juta dan satu lagi seharga 20 juta euro (USD22,14 juta). Ini dilaporkan merupakan impor terakhir dari apa yang secara publik disebut oleh Rusia sebagai mata uang “beracun” hingga setidaknya 30 April.
Baca Juga : Negara Eropa Ini Tak Bisa Bertahan Tanpa Minyak Rusia
Reuters mengidentifikasi Aero-Trade sebagai satu-satunya perusahaan yang mengumumkan impor mata uang asing untuk tahun 2022 dan 2023, melaporkan total uang kertas senilai USD1,5 miliar dalam 73 pengiriman, masing-masing bernilai USD20 juta dalam dolar atau euro. Sumber dan tujuan pasti uang tunai tersebut tidak dapat ditentukan.
Dalam sebuah pernyataan pada saat itu, Aero-Trade mengatakan bahwa mereka “tidak terlibat dalam pasokan mata uang keras ke Rusia.” Rwanda termasuk di antara mayoritas anggota PBB yang mengutuk invasi Rusia ke Ukraina.
Baca Juga : Negara Eropa Ini Tak Bisa Bertahan Tanpa Minyak Rusia
Reuters mengidentifikasi Aero-Trade sebagai satu-satunya perusahaan yang mengumumkan impor mata uang asing untuk tahun 2022 dan 2023, melaporkan total uang kertas senilai USD1,5 miliar dalam 73 pengiriman, masing-masing bernilai USD20 juta dalam dolar atau euro. Sumber dan tujuan pasti uang tunai tersebut tidak dapat ditentukan.
Dalam sebuah pernyataan pada saat itu, Aero-Trade mengatakan bahwa mereka “tidak terlibat dalam pasokan mata uang keras ke Rusia.” Rwanda termasuk di antara mayoritas anggota PBB yang mengutuk invasi Rusia ke Ukraina.
(fch)
Lihat Juga :