Jelang Akhir Kuartal III, Fintech Lending Ini Sudah Salurkan Pinjaman Rp5,7 Triliun
Selasa, 03 September 2024 - 10:19 WIB
loading...
A
A
A
Kelas Pintar Bersama yang pada kesempatan kali ini diselenggarakan di Lakon Rakyat Kitchen & Coffee, berlokasi di Jalan Guntur No. 23, Kota Malang, Jawa Timur, mengundang Sumhaji, Praktisi Ekspor Fasil PPEI sebagai pembicara untuk berbagi ilmu kepada UMKM Malang, mengenai kiat yang berkaitan dengan bisnis ekspor.
Sumhaji mengungkapkan, “Seperti apa produk yang layak ekspor? Yang harus dipenuhi adalah spesifikasi produk, nama produknya apa, kapasitas pasokan, kualitas produk (grade, bahan baku), kemasan, jangka waktu penyerahan, HS CODE, keunggulan dan kualitas produk, hingga harga yang dapat bersaing.”
Para partisipan yang mengikut Kelas Pintar Bersama tampak begitu antusias. Selain mendapatkan edukasi dan literasi keuangan, mereka juga mendapatkan edukasi lebih yang berkaitan dengan bisnis ekspor yang dipaparkan secara gamblang oleh narasumber kompeten dan telah bersertifikat seperti Sumhaji.
“Kami berharap dengan diselenggarakannya Kelas Pintar Bersama, melalui kegiatan ini para peserta dapat menerima banyak manfaat dan berdampak pada penguatan literasi keuangan serta peningkatan potensi UMKM, serta bertumbuhnya iklim yang sehat bagi industri fintech lending di Indonesia,” pungkas Puji.
Sumhaji mengungkapkan, “Seperti apa produk yang layak ekspor? Yang harus dipenuhi adalah spesifikasi produk, nama produknya apa, kapasitas pasokan, kualitas produk (grade, bahan baku), kemasan, jangka waktu penyerahan, HS CODE, keunggulan dan kualitas produk, hingga harga yang dapat bersaing.”
Para partisipan yang mengikut Kelas Pintar Bersama tampak begitu antusias. Selain mendapatkan edukasi dan literasi keuangan, mereka juga mendapatkan edukasi lebih yang berkaitan dengan bisnis ekspor yang dipaparkan secara gamblang oleh narasumber kompeten dan telah bersertifikat seperti Sumhaji.
“Kami berharap dengan diselenggarakannya Kelas Pintar Bersama, melalui kegiatan ini para peserta dapat menerima banyak manfaat dan berdampak pada penguatan literasi keuangan serta peningkatan potensi UMKM, serta bertumbuhnya iklim yang sehat bagi industri fintech lending di Indonesia,” pungkas Puji.
(akr)
Lihat Juga :