alexametrics

Rupiah Tak Berdaya di Akhir Sesi Saat Dolar Tergelincir

loading...
Rupiah Tak Berdaya di Akhir Sesi Saat Dolar Tergelincir
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Selasa (15/10/2019) ditutup tak berdaya untuk kembali terseok semakin dalam ke zona merah. Foto/Ilustrasi, Dok
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Selasa (15/10/2019) ditutup tak berdaya untuk kembali terjerembab semakin dalam ke zona merah. Keterpurukan rupiah justru terjadi saat dolar AS mengalami tekanan, dimana tergelincir dari posisi terbaiknya.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah jatuh ke level Rp14.162/USD atau memburuk apabila dibandingkan sesi sebelumnya Rp14.135/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp14.122 sampai dengan Rp14.165/USD .

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga anjlok menjadi Rp14.166 per USD dari sesi penutupan Senin, kemarin Rp14.139/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.137-Rp14.167/USD.



Sementara berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore terlihat ambruk hingga menjadi Rp14.175/USD. Raihan tersebut terperosok dari sebelumnya yang bertengger pada posisi Rp14.145/USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah di posisi Rp14.140 per USD untuk kembali jatuh. Posisi ini memperlihatkan rupiah lesu usai kemarin berada di Rp14.126/USD.

Di sisi lain seperti dilansir CNBC, Indeks dolar yang mengukur USD terhadap enam mata uang utama lainnya diperdagangkan pada posisi 98,345 atau jatuh dari posisi sebelumnya 98,486. Sementara Yen Jepang yang dipandang sebagai mata uang Safe-Haven, juga berubah di 108,37 atau lebih rendah dari sebelumnya 108,27.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak