Tulisan Terakhir Faisal Basri: Rumah Indonesia, Rumah Kita

Kamis, 05 September 2024 - 07:48 WIB
loading...
Tulisan Terakhir Faisal...
Faisal Basri sebelum meninggal dunia hari ini, Kamis (5/9/2024) sempat mempublish tulisan terakhirnya sebelum tutup usia berjudul Rumah Indonesia, Rumah Kita. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Faisal Basri merupakan seorang akademisi yang lebih dikenal sebagai ekonom dan politikus nasional. Dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) ini juga peneliti pada Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEUI, dan pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF).

Lahir di Bandung pada 6 November 1959, Faisal Basri yang berdarah Batak Mandailing ini meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Lalu dilanjutkan meraih gelar Master of Arts bidang Ekonomi dari Vanderbilt University, Amerika Serikat.

Baca Juga: Faisal Basri, Ekonom Senior yang Kritis dan Jernih Menganalisis Persoalan Ekonomi

Selain sebagai dosen FEUI, Faisal pernah menduduki sejumlah posisi penting di kampus, di antaranya sebagai Ketua Jurusan Ekonomi dan Studi Pembangunan FEUI (1995-1998), peneliti dan Direktur LPEM FEUI (1993–1995), dan Sekretaris Program Pusat Universitas bidang Ekonomi, UI (1991-1998).

Di luar kampus, keponakan dari Wakil Presiden RI Adam Malik ini juga mengajar di sejumlah perguruan tinggi, dan banyak beraktivitas terkait bidang ekonomi, yakni sebagai Ketua STIE Perbanas (1999-2003), salah satu pendiri INDEF (1995-2000), Anggota Tim Asistensi Ekuin Presiden RI tahun 2000.

Baca Juga: Profil Ekonom Senior Faisal Basri, Meninggal Dunia di Usia 65 Tahun

Faisal Basri mengajar sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB-UI) hingga kini. Mata kuliah yang diajarnya, yaitu bidang Ekonomi Politik, Ekonomi Internasional, Ekonomi Pembangunan, dan Sejarah Pemikiran Ekonomi.

Selain itu, Faisal juga mengajar di Program Magister Akuntansi (MAKSI), Program Magister Manajemen (MM), Program Magister Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (PNPM), dan Program Pascasarjana Universitas Indonesia (1988-sekarang).

Tak hanya itu, Faisal juga sebagai pengajar pada Program Extention FEUI untuk mata kuliah Perekonomian Indonesia, Metode Penelitian, Teori Makroekonomi, Ekonomi Internasional, dan Organisasi Industri.

Selain mengajar, Faisal Basri aktif menulis melalui webnya https://faisalbasri.com. Tulisan terakhir pria berusia 65 tahun yang meninggal dunia hari ini, Kamis (5/9/2024) yakni berjudul 'Rumah Indonesia, Rumah Kita'.

Berikut isi lengkap tulisan yang dipublih di faisalbasri.com pada 18 Agustus 2024, lalu.


Rumah Indonesia, Rumah Kita

Indonesia adalah Rumah Kita

Tempat bermukim buat semua

Tak membedakan suku, warna kulit, agama, dan asal muasal

Untuk merajut asa wujudkan Indonesia yang berkeadilan dan sejahtera

*

Kita berbagi cerita dan cara

Bukan memonopoli mau sendiri dan mimpi kosong

Bukan dengan memaksakan kehendak dengan bedil

Bukan dengan menindas kelompok yang tidak disuka.

Bukan dengan membungkam barisan seberang

*

Anasir-anasir negara dan korporasi berkelindan

Mewujudkan mimpi mereka sendiri

Merampas tanah rakyat

Membungkam suara Nurani

Mengeruk kekayaan negeri untuk membangun kerajaan lewat politik dinasti

Mereka membentuk kawanan rayap dan kecoak bertaring tajam

Mengusik rumah kita, Rumah Indonesia

*

Mereka kian menggerogoti segala penjuru rumah kita

Menyerang fondasi

Mengacak-acak pilar-pilar bangunan

Membombardir atap

Tak pelak, Rumah Indonesia mulai oleng

*

Dentuman drum

Lengkingan gitar

Alunan dan pekik penyanyi

Entakan kaki-kaki penonton

Membuat kawanan rayap dan kecoak

Pekak dan tuli

Pandangan matanya merabun

Sekujur tubuhnya kuyu

Dengan lemah lunglai, mereka mengambil Langkah seribu terbirit-birit

Meninggalkan arena

*

Kini saatnya

Kita kembali menata Rumah Indonesia

Memperkuat fondasi

Mereparasi pilar-pilar

Dan menambal kebocoran

Untuk mewujudkan Indonesia baru

Mewariskan kejayaan bagi generasi mendatang

*

Saatnya

Kejujuran

Yang memimpin

Bangsa ini

***

Jakarta, 9 Desember 2023, diperbarui pada 18 Agustus 2024.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Rupiah Ambruk Sempat...
Rupiah Ambruk Sempat Sentuh Rp17.000 per Dolar AS, Begini Kondisi Terbarunya
Prabowo Ungkap Pesan...
Prabowo Ungkap Pesan dan Saran Mendiang Ekonom Senior Kwik Kian Gie
Prabowo Beri Penghormatan...
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Ekonom Kwik Kian Gie
Andreas Pareira PDIP...
Andreas Pareira PDIP Kenang Kwik Kian Gie: Ekonom Andal Berintegritas
Rekomendasi
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Isak-Gyokeres Mengamuk,...
Isak-Gyokeres Mengamuk, Swedia Gilas Tunisia dan Rebut Takhta Grup F
Kisah Yasin Ayari dan...
Kisah Yasin Ayari dan Gol Perdana Swedia di Piala Dunia Setelah 2.893 Hari
Berita Terkini
Pengembangan CBG Perkuat...
Pengembangan CBG Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi Nasional
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved