Sabet Tiga Sertifikat ISO Sekaligus, Anak Usaha Waskita Karya Canangkan Ekspansi ke Luar Negeri
Rabu, 26 Agustus 2020 - 20:19 WIB
loading...
Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) , melalui anak usahanya PT Waskita Karya Infrastruktur (WKI), menyabet tiga sertifikat ISO sekaigus dari Sucofindo, pada 14 Agustus lalu. Ketiga sertifikat itu antara lain SNI ISO 9001:2015 untuk penerapan sistem manajemen mutu, ISO 45001:2018 untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, dan SNI ISO 14001:2015 untuk sistem manajemen lingkungan.
Semua sertifikat itu menandakan bahwa organisasi perusahaan selalu memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Sucofindo International Certification Services. Ketiga sertifikat ini melingkupi jasa investasi proyek bidang infrastruktur dan energi serta unit bisnis fabrikasi baja.
“Untuk dapat menghadapi masa depan maka perlu dipersiapkan langkah-langkah pada masa ini,” kata Ibnu Nouval, Presiden Direktur PT Waskita Karya Infrastruktur, dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Rabu (26/8/2020). ( Baca juga:Berani, Pertamina Sebut Utang Pemerintah Jadi Penyebab Kerugiannya )
Ibnu Nouval manambahkan, perusahaannya juga mendapatkan penilaian yang memuaskan dari Lembaga Audit SMK3. Penilain itu diberikan lantaran WKI telah melaksanakan audit dari sistem manajemen K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) yang dilakukan oleh Lembaga Audit SMK3.
"Hasil dari audit tersebut direkomendasikan mendapat nilai memuaskan, yaitu 91,56% yang dilakukan pada bulan Maret 2020 yang lalu,” jelas Ibnu Nouval.
Semua sertifikat itu menandakan bahwa organisasi perusahaan selalu memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Sucofindo International Certification Services. Ketiga sertifikat ini melingkupi jasa investasi proyek bidang infrastruktur dan energi serta unit bisnis fabrikasi baja.
“Untuk dapat menghadapi masa depan maka perlu dipersiapkan langkah-langkah pada masa ini,” kata Ibnu Nouval, Presiden Direktur PT Waskita Karya Infrastruktur, dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Rabu (26/8/2020). ( Baca juga:Berani, Pertamina Sebut Utang Pemerintah Jadi Penyebab Kerugiannya )
Ibnu Nouval manambahkan, perusahaannya juga mendapatkan penilaian yang memuaskan dari Lembaga Audit SMK3. Penilain itu diberikan lantaran WKI telah melaksanakan audit dari sistem manajemen K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) yang dilakukan oleh Lembaga Audit SMK3.
"Hasil dari audit tersebut direkomendasikan mendapat nilai memuaskan, yaitu 91,56% yang dilakukan pada bulan Maret 2020 yang lalu,” jelas Ibnu Nouval.
Lihat Juga :