Dahsyat! Ini Potensi Kontribusi Jika Turki Jadi Anggota Penuh BRICS
Minggu, 08 September 2024 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, pengaruh besar Ankara dalam urusan Timur Tengah, yang telah lama menjadi salah satu pemain utama, dan pengaruhnya di benua Afrika juga dapat menguntungkan Turki yang menjadi anggota BRICS di masa depan.
Baca Juga: AS Inginkan SDA Ukraina Rp15.368 Triliun, Alasan Bantu Melawan Rusia
Pada saat yang sama, akses yang lebih baik ke pasar negara-negara anggota BRICS dapat membantu Turki mengatasi masalah ekonominya seperti misalnya, inflasi yang merajalela yang kini masih menjadi kekhawatiran Ankara.
Industri Turki juga diyakini akan memperoleh keuntungan dari keanggotaannya di BRICS. Diketahui, Bank Dunia mencatat bahwa ketergantungan industri Turki pada "proses intensif karbon dan bahan bakar fosil" memicu tantangan dalam kerja sama negara itu dengan Uni Eropa (UE). Pasalnya, UE tengah berfokus pada teknologi hijau dan perubahan iklim, yang tak menguntungkan status industri Turki.
Sementara itu, anggota BRICS lebih fleksibel dan tidak ingin mengambil risiko menghancurkan perekonomian mereka demi agenda lingkungan hidup. Dengan demikian, negara-negara anggota BRICS mungkin bisa menjadi mitra bisnis yang lebih baik bagi Turki dibandingkan Uni Eropa.
Baca Juga: AS Inginkan SDA Ukraina Rp15.368 Triliun, Alasan Bantu Melawan Rusia
Pada saat yang sama, akses yang lebih baik ke pasar negara-negara anggota BRICS dapat membantu Turki mengatasi masalah ekonominya seperti misalnya, inflasi yang merajalela yang kini masih menjadi kekhawatiran Ankara.
Industri Turki juga diyakini akan memperoleh keuntungan dari keanggotaannya di BRICS. Diketahui, Bank Dunia mencatat bahwa ketergantungan industri Turki pada "proses intensif karbon dan bahan bakar fosil" memicu tantangan dalam kerja sama negara itu dengan Uni Eropa (UE). Pasalnya, UE tengah berfokus pada teknologi hijau dan perubahan iklim, yang tak menguntungkan status industri Turki.
Sementara itu, anggota BRICS lebih fleksibel dan tidak ingin mengambil risiko menghancurkan perekonomian mereka demi agenda lingkungan hidup. Dengan demikian, negara-negara anggota BRICS mungkin bisa menjadi mitra bisnis yang lebih baik bagi Turki dibandingkan Uni Eropa.
(fjo)
Lihat Juga :