Iran Desak BRICS Hancurkan Kekebalan AS, Sinyal Pergeseran Blok Ekonomi ke Aliansi Militer?

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:40 WIB
loading...
Iran Desak BRICS Hancurkan...
Panggung geopolitik global kembali memanas setelah Iran secara terbuka menyerukan kepada negara-negara anggota BRICS untuk bersatu menumbangkan dominasi dan rasa kebal hukum Amerika Serikat (AS). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Panggung geopolitik global kembali memanas setelah Iran secara terbuka menyerukan kepada negara-negara anggota BRICS untuk bersatu menumbangkan dominasi dan rasa kebal hukum Amerika Serikat (AS). Seruan berani ini memicu spekulasi liar, apak kelompok ekonomi BRICS bakal berubah haluan menjadi aliansi pertahanan baru untuk menandingi NATO?

Pernyataan keras tersebut dilontarkan langsung oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi di hadapan para menteri luar negeri BRICS dalam sebuah pertemuan tingkat tinggi di New Delhi.

Kekuatan Imperialis yang Mulai Tumbang

Araghchi menegaskan, bahwa aksi agresi militer yang dilakukan AS dan Israel terhadap Iran sepanjang tahun lalu bukanlah ancaman tunggal. Menurutnya, banyak negara berkembang dan anggota BRICS lainnya yang terus-menerus menghadapi tekanan dan paksaan kebencian dari Washington.

Baca Juga: BRICS Kian Digdaya Dibandingkan G7, Kuasai Hampir 40% Ekonomi Dunia di 2025

"Kita tidak bisa mengabaikan ancaman bersama dan berbahaya yang kita hadapi saat ini," ujar Araghchi seperti dilansir RT.



Ia memperingatkan bahwa blok Barat saat ini bertindak semakin agresif karena merasa hegemoni mereka mulai runtuh di tengah pergeseran dunia menuju sistem multipolar (banyak kutub).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Rekomendasi
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Berita Terkini
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved