Pameran Industri Pelapis Terbesar Siap Digelar di JCC, Ada 230 Brand dari 15 Negara

Minggu, 08 September 2024 - 10:16 WIB
loading...
Pameran Industri Pelapis...
Pameran pelapis terbesar untuk kawasan Asia Tenggara dan Lingkar Pasifik ini menampilkan lebih dari 230 brand pelapis terkemuka dari 15 negara dan akan menarik ribuan pelaku industri. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Asia Pacific Coatings Show atau pameran industri pelapis siap digelar di Jakarta Convention Center (JCC) dari 11-13 September 2024. Pameran pelapis terbesar untuk kawasan Asia Tenggara dan Lingkar Pasifik ini menampilkan lebih dari 230 brand pelapis terkemuka dari 15 negara dan akan menarik ribuan pelaku industri.

Baca Juga: Memilih Material Pelapis Lantai dengan Cerdas

Associate Vice President – The Coatings Group, dmg events, Paddy O’Neill mengatakan, pameran bergengsi ini akan menjadi pusat berbagai inovasi dan jejaring bisnis. "Pameran ini mempertemukan produsen, pemasok bahan baku, distributor, pembeli, para ahli kimia, para pembuat formulasi, serta spesialis teknis lainnya di dalam satu acara," kata Paddy, Selasa (3/9/2024).

Para peserta lanjut Paddy, berkesempatan mengeksplorasi tren industri terbaru, bertukar pikiran dengan sesama pelaku industri, dan membangun jaringan bisnis.

Beberapa peserta pameran terkemuka yang hadir dalam acara ini antara lain Allnex Resins Indonesia, Inoue-nissei Engineering, Mata Pelangi Chemindo, Galic Bina Mada, WWRC Indonesia, Buhler Indonesia, NETZSCH, Biuged Laboratory Instruments, dan Indopicri.

Menurut Paddy, industri cat dan pelapis di Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan, didorong oleh reformasi ekonomi yang berkelanjutan. Baca Juga: Kulit Asal Garut Jadi Pelapis Kursi Pesawat Lion Air

"Pertumbuhan ini semakin diperkuat oleh perkembangan industri konstruksi serta meningkatnya permintaan dari sektor pengemasan makanan dan minuman. Dengan prospek yang positif, pameran tahun ini akan memiliki arti penting bagi para pelaku industri," bebernya.

Nilai pasar cat dan pelapis di Indonesia diproyeksikan mencapai $4,23 miliar pada tahun 2030, dengan tingkat CAGR (compound annual growth rate) sebesar 6,47%. Asia Pacific Coatings Show sebelumnya telah sukses diselenggarakan di kawasan ini dan tetap menjadi platform utama bagi industri pelapis untuk saling terhubung dan berbisnis.

Acara sebelumnya yang berlokasi di Jakarta juga sukses, di mana lebih dari 90% peserta menyatakan ingin kembali terlibat dalam acara selanjutnya. "Kami sangat antusias untuk menghadirkan platform yang dapat menyatukan para pelaku industri minggu depan,” pungkasnya.

Selain pameran cat dan pelapis, Asia Pacific Coatings Show juga akan menghadirkan berbagai kegiatan khusus yang dapat disaksikan oleh peserta. Kegiatan khusus itu antara lain Asia Pacific Coatings Conference, Business Presentations Hub, dan untuk pertama kalinya akan mengadakan Colour Mixology Competition.

Asia Pacific Coatings Conference mengusung tema "Menciptakan Dunia yang Lebih Baik Melalui Cat". Konferensi ini akan dimulai pada hari pertama acara (11 September) dengan presentasi yang disajikan oleh para pelaku industri.

Director Orr & Boss Consulting, Doug Bohn akan membuka konferensi dengan memberikan tinjauan umum tentang pasar pelapis global.

Beberapa pembicara lainnya yang akan hadir antara lain Kris Adidarma, CEO, Propan Raya; Dr. Amelia Sdik, CEO, Lia S. Associates Branding & Design; dan Dr. Nurudin Budiman, Senior Director for Marketing & Innovation, Conell Caldic.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Koelnmesse dan AMARA...
Koelnmesse dan AMARA Expo Jalin Kemitraan, Dorong Pertumbuhan Pameran Dagang di Indonesia
Hakim Pengadilan Militer...
Hakim Pengadilan Militer Minta Oditur Hadirkan Ahli Kimia di Sidang Andrie Yunus
Bapeten: Revisi Regulasi...
Bapeten: Revisi Regulasi dan Sinergi Lintas Sektor Kunci Cegah Cemaran Radioaktif
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Rekomendasi
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Berita Terkini
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved