Gaet Gerai Retail, OY! Indonesia Uji Coba Tarik Tunai Tanpa Mesin ATM

Rabu, 26 Agustus 2020 - 23:44 WIB
loading...
Gaet Gerai Retail, OY!...
OY! Indonesia, aplikasi solusi finansial memudahkan lapisan masyarakat di daerah yang jarang ditemukan mesin ATM sehingga sulit menarik tunai. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Sebenarnya pada awal tahun ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menilai indeks literasi keuangan di Tanah Air masih tergolong rendah. Jika dibandingkan dengan beberapa negara tetangga, Indonesia masih berada di posisi bawah.

Walaupun begitu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mengeluarkan data mengenai indeks literasi keuangan pada 2019 yang menunjukkan bahwa pada 2019 ada kenaikan literasi keuangan di Indonesia yang mencapai 38,03%. Angka tersebut merupakan peningkatan jika dibandingkan 3 tahun sebelumnya pada 2016 yang berada angka 29,7%.

Survei juga menunjukkan bahwa Indonesia mencatat kenaikan indeks inklusi keuangan dari 67,8% pada 2016, menjadi 76,19% pada tahun lalu. Untuk itu pemerintah semakin mendorong lembaga keuangan, terutama perbankan, untuk mengadakan sejumlah program dalam upaya untuk meningkatkan inklusi keuangan dan mengembangkan produk dan kualitas layanan mereka agar dapat menyentuh seluruh permukaan masyarakat di Indonesia lebih baik lagi.

(Baca Juga: Lima Alasan Kenapa Penting Mengatur Keuangan )

OY! Indonesia, aplikasi solusi finansial asli dari Indonesia, ikut berupaya dalam meningkatkan literasi finansial yang mampu mendorong kemajuan ekonomi nasional. Tidak hanya mendorong penetrasi penggunaan aplikasi keuangan digital terutama di kaum urban dan milenial, kini memudahkan pula lapisan masyarakat di daerah yang jarang ditemukan mesin ATM sehingga sulit menarik tunai.

OJK menyebutkan pada tahun 2019 hanya 60% penduduk dewasa yang memiliki rekening, padahal, terima-kirim uang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. OY! Indonesia kini sedang melakukan uji coba untuk merealisasikan tarik tunai yang bisa dilakukan di gerai retail.

"Tanpa perlu repot mencari mesin ATM, kini para pengguna bisa melakukan penarikan tunai di kasir gerai retail. Dengan menggunakan fitur Tarik Tunai di aplikasi OY!, penarikan uang tunai tidak lagi terbatas pada lokasi mesin ATM yang sering kali sulit ditemukan, terutama di daerah-daerah terpencil. Sebagai biaya administrasi, Pengirim akan dikenakan biaya Rp5.000," bunyi pernyataan dari OY! Indonesia.

Tidak hanya itu saja, kini OY! Indonesia bekerjasama dengan UniPin untuk menghadirkan produk voucher game. Pengguna OY! bisa membeli voucher game kesayangannya dengan mudah melalui fitur top-up pada aplikasi OY!. Masing-masing voucher game yang disediakan pun memiliki paket (kuota) yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

(Baca Juga: Transaksi Keuangan Elektronik Terus Melonjak di Masa Pandemi )

Dengan kondisi pandemi yang masih jauh dari kata usai, bermain game dapat menjadi salah satu aktivitas mengisi waktu luang sekaligus membantu mengurangi penyebaran virus COVID-19. Hal ini pun didorong oleh World Health Organization (WHO) yang mengatakan bahwa video game tidak hanya membantu proses social distancing namun juga membantu orang agar tetap saling terhubung secara virtual.

"Dengan adanya uji coba fitur Tarik tunai tanpa mesin ATM serta fitur pembelian voucher game, diharapkan OY! Indonesia dapat semakin memudahkan keseharian masyarakat di tengah pandemi seperti saat ini," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
EORMC Merilis Strategi...
EORMC Merilis Strategi Keuangan Hijau, Berkomitmen Pembangunan Berkelanjutan
Bittime-Nobu Bank Kolaborasi,...
Bittime-Nobu Bank Kolaborasi, Jembatani Keuangan Tradisional Menuju Tokenisasi Aset Global
Dorong Perkembangan...
Dorong Perkembangan Retail Herbal Digital dengan Sistem Modern
Bank Mandiri Tambah...
Bank Mandiri Tambah Fitur Kurban Digital di Aplikasi, Nasabah Bisa Pantau Distribusi
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Rekomendasi
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Berita Terkini
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved