BPJS Kesehatan Sabet Penghargaan di Ajang 5th Anniversary Indonesia Top Insurance Awards 2024
Selasa, 10 September 2024 - 19:39 WIB
loading...
A
A
A
Indonesia Top Insurance Awards 2024 merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan berdasarkan kajian mendalam terhadap laporan keuangan perusahaan asuransi di Indonesia tahun buku 2023. Penilaian dilakukan melalui Rank Financial Indicator, yaitu evaluasi kinerja keuangan yang mencatatkan kinerja positif di sektor asuransi. Dalam kategori asuransi umum, premi tahun 2023 tercatat sebesar Rp103,8 triliun, meningkat 15,3 persen dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp90,121 triliun.
Founder dan CEO The Iconomics Bram S. Putro menambahkan bahwa penilaian berdasarkan Rank Financial Indicator merupakan penilaian yang diberikan berdasarkan angka kinerja keuangan dalam satu daftar kelompok perusahaan asuransi. Adapun Rank Financial Growth Indicator adalah penilaian yang diberikan kepada perusahaan asuransi atas pencapaian atau progress kinerja keuangan dari tahun sebelumnya.
"Penghargaan ini diharapkan memberikan dorongan kepada industri untuk selalu berpacu meraih kinerja terbaik. Para pelaku industri asuransi terus ditempa dan dituntut untuk terus memperkuat bisnisnya, baik dari sisi regulasi maupun nasabah," kata Bram.
Menurut Bram, akan semakin banyak tantangan ke depan, mulai dari tantangan adopsi digital, permodalan, hingga tata pemerintahan yang baik untuk menjadikan industri asuransi di Indonesia semakin terpercaya, serta memberikan jaminan kepastian kepada peserta/nasabah.
Founder dan CEO The Iconomics Bram S. Putro menambahkan bahwa penilaian berdasarkan Rank Financial Indicator merupakan penilaian yang diberikan berdasarkan angka kinerja keuangan dalam satu daftar kelompok perusahaan asuransi. Adapun Rank Financial Growth Indicator adalah penilaian yang diberikan kepada perusahaan asuransi atas pencapaian atau progress kinerja keuangan dari tahun sebelumnya.
"Penghargaan ini diharapkan memberikan dorongan kepada industri untuk selalu berpacu meraih kinerja terbaik. Para pelaku industri asuransi terus ditempa dan dituntut untuk terus memperkuat bisnisnya, baik dari sisi regulasi maupun nasabah," kata Bram.
Menurut Bram, akan semakin banyak tantangan ke depan, mulai dari tantangan adopsi digital, permodalan, hingga tata pemerintahan yang baik untuk menjadikan industri asuransi di Indonesia semakin terpercaya, serta memberikan jaminan kepastian kepada peserta/nasabah.
(ars)
Lihat Juga :