Komitmen Majukan Olahraga di Aceh, BSI Dukung Gelaran PON XXI Aceh-Sumut 2024
Selasa, 10 September 2024 - 21:27 WIB
loading...
Bank Syariah Indonesia berkomitmen mendukung Pemprov Aceh dengan mendukung penyelenggaraan PON XXI di Aceh. (Foto dok BSI)
A
A
A
BANDA ACEH - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berkomitmen untuk mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh dalam mendorong dan memajukan sektor olahraga. Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh menjadi batu lonjatan dalam meningkatkan minat dan prestasi olahraga di Bumi Serambi Mekah.
Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, sebuah kehormatan bagi BSI bisa menjadi mitra Pemprov Aceh dan menjadi kontribusi nyata dalam mendukung penyelenggeran PON XXI, yang merupakan pesta olahraga nasional terbesar yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Aceh. Menurutnya, BSI berkomitmen untuk memberikan layanan keuangan yang optimal bagi masyarakat, atlet, official, dan wisatawan yang hadir di Aceh selama PON XXI.
“BSI menyiapkan infrastruktur layanan keuangan yang menyeluruh untuk memudahkan transaksi dan memberikan rasa aman kepada seluruh pengguna layanan BSI di Aceh selama PON XXI berlangsung,” kata Hery.
BSI menyiapkan 910 mesin ATM untuk menunjang transaksi selama pesta olahraga nasional terbesar itu. Dari jumlah tersebut, 206 mesin merupakan mesin ATM baru yang tersebar sebanyak 117 unit di Banda Aceh, 54 unit di Lhokseumawe, dan 35 unit di Meulaboh. Seluruh mesin ATM BSI beroperasi selama 24 jam, mendukung berbagai jaringan perbankan seperti Visa, ATM Bersama, Prima, Link, dan Plus. Hal ini memastikan bahwa baik masyarakat Aceh maupun para pengunjung dari luar daerah dapat mengakses layanan perbankan dengan mudah dan cepat.
Tidak hanya itu, BSI juga menghadirkan layanan digital payment berbasis QRIS dan EDC yang tersebar di berbagai merchant di Aceh. Total 45.866 merchant QRIS telah terdaftar, melampaui target 45.000 merchant, sementara mesin EDC telah terpasang di 1.399 merchant.
Hery juga menyebut BSI memastikan ketersediaan uang tunai sebesar lebih dari Rp2,7 triliun sebagai antisipasi lonjakan transaksi selama berlangsungnya acara. Ketersediaan uang tunai tersebut telah disiapkan di 16 Kantor Cabang, 137 Kantor Cabang Pembantu (KCP), dan 7 Kantor Fungsional Funding (KFF), menjamin bahwa kebutuhan tunai masyarakat selama PON terpenuhi.
“Selain infrastruktur perbankan, BSI juga memperhatikan kebutuhan spiritual para atlet dan pengunjung. Untuk itu, BSI menyiapkan mobil musholla di dua lokasi utama, yakni Stadion Harapan Bangsa dan Lapangan Blang Padang. Delapan unit musholla knock down juga ditempatkan di berbagai venue seperti stadion, pelabuhan, dan pusat olahraga,” paparnya.
Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, sebuah kehormatan bagi BSI bisa menjadi mitra Pemprov Aceh dan menjadi kontribusi nyata dalam mendukung penyelenggeran PON XXI, yang merupakan pesta olahraga nasional terbesar yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Aceh. Menurutnya, BSI berkomitmen untuk memberikan layanan keuangan yang optimal bagi masyarakat, atlet, official, dan wisatawan yang hadir di Aceh selama PON XXI.
“BSI menyiapkan infrastruktur layanan keuangan yang menyeluruh untuk memudahkan transaksi dan memberikan rasa aman kepada seluruh pengguna layanan BSI di Aceh selama PON XXI berlangsung,” kata Hery.
BSI menyiapkan 910 mesin ATM untuk menunjang transaksi selama pesta olahraga nasional terbesar itu. Dari jumlah tersebut, 206 mesin merupakan mesin ATM baru yang tersebar sebanyak 117 unit di Banda Aceh, 54 unit di Lhokseumawe, dan 35 unit di Meulaboh. Seluruh mesin ATM BSI beroperasi selama 24 jam, mendukung berbagai jaringan perbankan seperti Visa, ATM Bersama, Prima, Link, dan Plus. Hal ini memastikan bahwa baik masyarakat Aceh maupun para pengunjung dari luar daerah dapat mengakses layanan perbankan dengan mudah dan cepat.
Tidak hanya itu, BSI juga menghadirkan layanan digital payment berbasis QRIS dan EDC yang tersebar di berbagai merchant di Aceh. Total 45.866 merchant QRIS telah terdaftar, melampaui target 45.000 merchant, sementara mesin EDC telah terpasang di 1.399 merchant.
Hery juga menyebut BSI memastikan ketersediaan uang tunai sebesar lebih dari Rp2,7 triliun sebagai antisipasi lonjakan transaksi selama berlangsungnya acara. Ketersediaan uang tunai tersebut telah disiapkan di 16 Kantor Cabang, 137 Kantor Cabang Pembantu (KCP), dan 7 Kantor Fungsional Funding (KFF), menjamin bahwa kebutuhan tunai masyarakat selama PON terpenuhi.
“Selain infrastruktur perbankan, BSI juga memperhatikan kebutuhan spiritual para atlet dan pengunjung. Untuk itu, BSI menyiapkan mobil musholla di dua lokasi utama, yakni Stadion Harapan Bangsa dan Lapangan Blang Padang. Delapan unit musholla knock down juga ditempatkan di berbagai venue seperti stadion, pelabuhan, dan pusat olahraga,” paparnya.
Lihat Juga :