alexametrics

PLN Pesan 10 Bus Listrik dari Pabrikan Lokal MAB

loading...
PLN Pesan 10 Bus Listrik dari Pabrikan Lokal MAB
Penandatangan Mou antara PT PLN dan dengan produsen bus listrik Mobil Anak Bangsa (MAB) dilakukan di Kantor PLN Pusat antara Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani dengan Presiden Direktur MAB Leonard dan disaksikan oleh Founder MAB Jenderal Purn.
A+ A-
JAKARTA - PT PLN (Persero) teken Nota Kesepahaman (MoU) dengan produsen bus listrik Mobil Anak Bangsa (MAB) untuk semakin menguatkan rencana sinergitas kedua belah pihak dalam pemanfaatan produk dalam negeri dalam produksi kendaraan bermotor listrik berskala nasional maupun internasional. Penandatangan tersebut dilakukan di Kantor PLN Pusat antara Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani dengan Presiden Direktur MAB Leonard dan disaksikan oleh Founder MAB Jenderal Purn. Moeldoko.

"Nota Kesepahaman ini adalah untuk membangun kemitraan dan sinergi usaha dua pihak dengan prinsip saling memberikan manfaat dalam pengembangan produk dalam negeri kendaraan bermotor listrik," tutur Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Founder MAB Jenderal Purn. Moeldoko menilai pembangunan mobil listrik merupakan salah satu upaya perubahan pola hidup manusia untuk lebih baik. "PLN memiliki peran luar biasa mewujudkannya, namun tetap beriringan dengan misi PLN adalah membangun peradaban, melistriki hingga ke pelosok," ujar Moeldoko.



Ditemui sebelumnya, Moeldoko yang juga menjabat sebagai Kepala Staff Kepresidenan RI mengatakan, MAB sudah mengantongi pemesanan unit bus listrik dari beragam konsumen. Sampai saat ini sudah banyak yang melakukan pemesanan dan juga beberapa sudah melaukan uji coba, salah satunya PLN.

Moeldoko menyebutkan, PLN memesan bus listrik dari MAB sebanyak 10 unit untuk bus berdimensi delapan meter. Sekedar informasi, ada beberapa tipe dimensi bus listrik yang diproduksi MAB, yakni 12 meter 8 meter dan 5 meter.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak