Menguak Hubungan Waskita Karya dan Sederet Masjid Megah di Indonesia
Selasa, 17 September 2024 - 12:39 WIB
loading...
A
A
A
Terakhir Masjid Sheikh Zayed Solo yang dibangun dalam waktu 17 bulan dimulai bulan Mei 2021 hingga selesai pada Oktober 2022. Masjid ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo dan Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan pada bulan November 2022.
![Menguak Hubungan Waskita Karya dan Sederet Masjid Megah di Indonesia]()
Masjid Sheikh Zayed Solo dibangun menyerupai miniatur masjid Sheikh Zayed Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Masjid yang memiliki dua lantai ini mampu menampung 10 ribu jamaah.
“Meski memiliki gaya arsitektur Timur Tengah, Waskita Karya tetap memperhatikan ciri khas kota Solo dalam pembangunannya. Terutama dengan penggunaan motif batik kawung pada lantai dan pilar-pilar masjid, serta motif batik solo pada karpet yang terdapat di dalam masjid,” tutur dia.
Keempat masjid yang telah dibangun oleh Waskita Karya kini menjadi ikon sekaligus simbol keberadaan umat Islam di masing-masing daerah tersebut. Waskita Karya telah memperhatikan sejarah dan latar belakang berdirinya masjid-masjid tersebut.
Agar selaras dengan arsitektur bangunan masjid, dalam merenovasinya Waskita Karya tidak mengubah bentuknya secara signifikan. Hal ini dilakukan agar nilai sejarah tetap terlihat pada bangunan masjid. Sebagai infomasi, Waskita Karya turut membangun Masjid Nasional Al Akbar di Surabaya. Juga Masjid Agung di Jawa Tengah.

Masjid Sheikh Zayed Solo dibangun menyerupai miniatur masjid Sheikh Zayed Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Masjid yang memiliki dua lantai ini mampu menampung 10 ribu jamaah.
“Meski memiliki gaya arsitektur Timur Tengah, Waskita Karya tetap memperhatikan ciri khas kota Solo dalam pembangunannya. Terutama dengan penggunaan motif batik kawung pada lantai dan pilar-pilar masjid, serta motif batik solo pada karpet yang terdapat di dalam masjid,” tutur dia.
Keempat masjid yang telah dibangun oleh Waskita Karya kini menjadi ikon sekaligus simbol keberadaan umat Islam di masing-masing daerah tersebut. Waskita Karya telah memperhatikan sejarah dan latar belakang berdirinya masjid-masjid tersebut.
Agar selaras dengan arsitektur bangunan masjid, dalam merenovasinya Waskita Karya tidak mengubah bentuknya secara signifikan. Hal ini dilakukan agar nilai sejarah tetap terlihat pada bangunan masjid. Sebagai infomasi, Waskita Karya turut membangun Masjid Nasional Al Akbar di Surabaya. Juga Masjid Agung di Jawa Tengah.
(akr)
Lihat Juga :