alexametrics

Tanpa Perubahan Signifikan, Rizal Ramli Sebut Ekonomi RI 2020 Bisa Anjlok ke 4%

loading...
Tanpa Perubahan Signifikan, Rizal Ramli Sebut Ekonomi RI 2020 Bisa Anjlok ke 4%
Pakar ekonomi Rizal Ramli memperkirakan pertumbuhan ekonomi RI 2020 hanya 4% jika tim ekonomi pemerintah tidak mengubah langkah ekonomi secara signifikan. Foto/Dok SINDOPhoto
A+ A-
JAKARTA - Pakar ekonomi Rizal Ramli memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan hanya 4%. Hal ini terjadi apabila tim ekonomi pemerintah tidak mengubah langkah ekonomi secara signifikan.

"Jika tidak ada perubahan ekonomi makro hingga Desember 2019, diperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan anjlok ke 4%, yang akan semakin menurunkan daya beli dan meningkatkan jumlah perusahaan yang mengalami gagal minus bayar (default). Tidak ada juga tanda-tanda indikator ekonomi makro seperti defisit perdagangan, defisit curent account akan membaik 2020,” kata mantan Menko Ekuin era pemerintahan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu, Jumat (8/11/2019).

Sebagai catatan, dalam APBN 2019 pemerintah mematok target pertumbuhan ekonomi tahun ini di angka 5,3%. Pada kenyataannya hingga September 2019 ekonomi Indonesia hanya tumbuh 5,04%. Belum lama ini Menteri Keuangan Sri Mulyani juga menyebut pertumbuhan ekonomi RI diperkirakan akan berada di kisaran 5,05-5,08% tahun ini.



Rizal Ramli menyebut peningkatan kegiatan ekonomi dan korporasi China di Indonesia yang semakin masif juga kurang memberi nilai tambah terhadap ekonomi rakyat Indonesia. Pasalnya, model bisnisnya menyedot nilai tambah dari hulu ke hilir. "Ini sangat berbeda dengan investasi asing lainnya di masa lalu yang biasanya hanya membawa 10 tenaga kerjanya," ungkapnya.

Rizal Ramli juga menyoroti pemerintah yang masih menggunakan strategi berutang untuk mengatasi persoalan ekonomi. Ironisya, bunga utangnya pun lebih besar dibanding negara yang ratingnya rendah dari Indonesia. "Bunga utang Indonesia sampai 8,3%, sementara negara lain seperti Vietnam, Thailand, dan Filipina bunganya 4-5%," sebut mantan Tim Panel Bidang Ekonomi PBB itu.

Meski demikian, Rizal Ramli masih optimis dengan kinerja beberapa menteri kabinet yang bisa menyelamatkan masa depan Indonesia. "Ada beberapa sektor yang akan melakukan perubahan positif, terutama Mendikbud Nadiem Makarim dan Menteri BUMN Erick Thohir yang didampingi dua mantan CEO Bank Mandiri," pungkas Rizal Ramli.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak