Rizal Ramli: Segera Ubah Strategi Agar Keluar dari Krisis

Rabu, 22 April 2020 - 19:30 WIB
loading...
Rizal Ramli: Segera...
Ekonom senior Rizal Ramli menyatakan, optimis bahwa Indonesia mampu bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi Virus Corona atau Covid-19 dengan catatan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ekonom senior Rizal Ramli menyatakan, optimis bahwa Indonesia mampu bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi Virus Corona atau Covid-19. Asalkan, pemerintah jujur pada situasi ekonomi hari ini dan segera mengubah strategi untuk keluar dari krisis.

Menurut Rizal Ramli, situasi ekonomi yang tidak baik pada hari ini akibat ulah segelintir pejabat yang selalu defensif terhadap kritikan dan masukan dari kalangan masyarakat. Bahkan terang dia, sebelum ada pandemik Covid-19 dirinya sudah sering mengingatkan pemerintah bahwa kondisi ekonomi sudah semakin memburuk akibat salah strategi.

"Sebelum ada pandemik Covid-19, ekonomi (kita) sudah masalah. Tahun 2017, 2018, 2019," ujar Rizal Ramli yang juga mantan Anggota Tim Panel Ekonomi PBB itu, Rabu (22/4/2020).

Rizal Ramli-pun mengaku bahwa hasil analisanya itu berdasarkan wawancara dengan beberapa pihak yang pernah mengalami krisis tahun 1998, dan apa yang terjadi saat wabah Covid-19 ini dirasa lebih parah. Namun, Rizal menyesalkan sikap pemerintah yang terus menutupinya seolah-olah baik-baik saja, karena melakukan pinjaman. Padahal, akibatnya utang Indonesia menjadi semakin parah dan krisis ekonomi membawa Indonesia masuk ke jurang yang lebih dalam lagi.

"(Saya tanya kata mereka tahun 1998) Kita tutup buka lagi, tapi enggak hancur kaya gini. Tapi, seolah-olah ada stability di-doping pinjaman dengan bunga yang tinggi. Seolah-olah ada kesan semua oke. Tapi utang luar negeri besar sekali. Ini akan menambah masalah lagi," tutur Rizal Ramli.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Pidato Presiden Pertegas...
Pidato Presiden Pertegas Arsitektur Ekonomi dan Arah Ideologi Pembangunan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Gold Medalist Berterima...
Gold Medalist Berterima Kasih kepada Penggemar yang Tetap Mendukung Kim Soo-hyun
Berita Terkini
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Infografis
AS Coba Rayu New Delhi...
AS Coba Rayu New Delhi Agar Menjauh dari Moskow dengan Jet F-35
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved