alexametrics

SIAL Interfood 2019 Dorong Peningkatan Ekspor Makanan dan Minuman

loading...
SIAL Interfood 2019 Dorong Peningkatan Ekspor Makanan dan Minuman
Jumpa pers SIAL Interfood 2019 di Jakarta, Senin (11/11/2019). Foto/SINDOnews/Michelle Natalia
A+ A-
JAKARTA - Pameran produk makanan dan minuman berskala internasional Salon International de l'alimentation (SIAL) Interfood 2019 akan kembali digelar di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, 13-16 November 2019.

Pameran ini menjadi platform business-to-business (B2B) yang sempurna karena menyediakan berbagai peluang bisnis bagi seluruh peserta pameran untuk mempromosikan produk, melakukan bisnis, dan mencari solusi untuk kebutuhan bisnis bersama.

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Abdul Rochim mengatakan, keikutsertaan dalam pameran berskala internasional seperti pameran SIAL Interfood 2019 diharapkan menjadi salah satu cara dalam rangka meningkatkan ekspor produk makanan dan minuman. "Sehingga diharapkan Indonesia mampu menjadi pemain industri makanan dan minuman terkemuka di ASEAN," ujarnya di Jakarta, Senin (11/11/2019).



Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) PT Kristamedia Pratama Daud D. Salim menjelaskan bahwa pameran ini juga merupakan pilihan yang tepat bagi perdagangan dan pengunjung di bidang bisnis makanan dan minuman yang ingin mencari dan menemukan inovasi baru dalam industri makanan dan minuman.

SIAL Interfood 2019 yang merupakan penyelenggaraan ke-19 kali ini diikuti oleh lebih dari 880 perusahaan dari 30 negara seperti Australia, Amerika Serikat, Argentina, Belanda, Belgia, China, Dubai, Ekuador, India, Indonesia.

Selain itu juga dari Italia, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Kuwait, Lithuania, Malaysia, Mesir, Palestina, Pakistan, Perancis, Polandia, Saudi Arabia, Singapura, Taiwan, Turki, Timor Leste, Thailand, Vietnam, dan Yunani.

Ketua Tim Percepatan Wisata Belanja Kuliner Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Vita Datau Messakh mengungkapkan, pameran ini akan dihadiri oleh sekitar 82.000 pengunjung dari dalam dan luar negeri, menampilkan lebih dari 28 sektor seperti produk susu dan telur, keju, daging, ikan dan produk seafood, buah dan sayuran, produk makanan sehari-hari, roti, dan yang lainnya. "Sebanyak 2.500 pengunjung berasal dari 72 negara, berarti ini mendongkrak pariwisata kita," ungkapnya.

Vita menambahkan, ajang tahunan SIAL Interfood juga bisa mendorong orang untuk menjadwalkan perjalanannya karena setiap tahunnya selalu diselenggarakan pada rentang waktu yang sama.

"Pengunjung atau peserta dari luar negeri masih bisa menghabiskan waktu mereka di destinasi wisata lain di Jakarta atau wilayah lain di Indonesia juga," tuturnya.

Dia melanjutkan, pameran ini juga memberikan kesempatan bagi para pelaku ekonomi kreatif di bidang kuliner yang produknya berkualitas untuk dipasarkan.

SIAL Interfood 2019 mendapat dukungan penuh dari berbagai kementerian diantaranya Kemenparekraf, Kemenperin, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Berkolaborasi dengan berbagai organisasi dan asosiasi, para pakar, chef, praktisi di bidang kuliner, dan gastronomi bertaraf nasional dan internasional, SIAL Interfood 2019 akan menghadirkan beberapa program menarik. Program ini diantaranya SIAL Innovations dan La Cuisine Competition yang merupakan kolaborasi dari World's Chef dan Associations of Culinary Professionals (ACP).
Selain itu juga berbagai kompetisi dan perlombaan seperti International Pastry Alliance (IPA) Championship, The 5th Indonesian Food and Beverage Executive (IFBEC) Service Competition, dan The 3rd SIAL Interfood Roasting Competition (SIROC). "Mari kita sukseskan acara ini, karena acara ini sangat penting bagi seluruh pelaku industri makanan dan minuman di Indonesia," pungkas Daud.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak