Pertamina Danai Inovasi Teknologi dan Energi lewat Kompetisi PFsains
Kamis, 19 September 2024 - 22:39 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu pemenang kategori Ideation berasal dari Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Mereka mengembangkan kajian untuk memanfaatkan limbah TKKS sebagai sumber bahan baku untuk baterai ramah lingkungan. Teknologi ini dinamakan Palm Oil Waste Battery (POWER), di mana limbah TKKS yang memiliki kandungan karbon tinggi dijadikan pengganti elektroda pada komponen bio-baterai. Ada juga dari Universitas Pancasila yang mengembangkan kajian pemrosesan maggot BSF menjadi minyak maggot yang kemudian diolah sebagai sumber biodiesel.
Sementara dari kategori Implementation, dua inovasi yang menarik perhatian juri adalah inovasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Peserta dari BRIN mengembangkan mesin pirolisis fastpol G.5 untuk mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar dan sudah teruji di laboratorium serta telah diimplementasikan untuk kendaraan.
Baca Juga: Sandiaga Uno Hadiri Malam Puncak AKI 2024, Momen 4 Tahun Penyelenggaraan yang Penuh Adaptasi dan Inovasi
Sementara dari ITS, muncul inovasi pengembangan teknologi Mixed Matrix Membrane (MMM) dengan filler graphene untuk pemurnian pada industri biogas Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai solusi berkelanjutan limbah industri kelapa sawit.
Kompetisi PFsains sejalan dengan sustainable development goals (SDGs) serta target pemerintah untuk mencapai net zero emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat. Informasi selengkapnya mengenai pemenang kompetisi inovasi Teknologi dan Energi PFsains tahun 2024 dapat dilihat melalui laman resmi pertaminafoundation.org dan media sosial Pertamina Foundation.
Sementara dari kategori Implementation, dua inovasi yang menarik perhatian juri adalah inovasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Peserta dari BRIN mengembangkan mesin pirolisis fastpol G.5 untuk mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar dan sudah teruji di laboratorium serta telah diimplementasikan untuk kendaraan.
Baca Juga: Sandiaga Uno Hadiri Malam Puncak AKI 2024, Momen 4 Tahun Penyelenggaraan yang Penuh Adaptasi dan Inovasi
Sementara dari ITS, muncul inovasi pengembangan teknologi Mixed Matrix Membrane (MMM) dengan filler graphene untuk pemurnian pada industri biogas Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai solusi berkelanjutan limbah industri kelapa sawit.
Kompetisi PFsains sejalan dengan sustainable development goals (SDGs) serta target pemerintah untuk mencapai net zero emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat. Informasi selengkapnya mengenai pemenang kompetisi inovasi Teknologi dan Energi PFsains tahun 2024 dapat dilihat melalui laman resmi pertaminafoundation.org dan media sosial Pertamina Foundation.
(nng)
Lihat Juga :