Indonesia Punya Peran Penting Jamin Pasokan Nikel Dunia
Jum'at, 20 September 2024 - 14:14 WIB
loading...
Indonesia dinilai punya peran penting dalam menjamin ketersediaan pasokan nikel di pasar global. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Indonesia dinilai memiliki peran sentral dalam menjamin ketersediaan pasokan nikel dunia, yang menjadi kunci untuk merealisasikan masa depan kendaraan listrik dan mendukung transisi energi yang sejalan dengan komitmen pemerintah. Hal itu diungkapkan Presiden Direktur Eramet Indonesia Jerome Baudelet dalam forum International Critical Minerals and Metals Summit 2024.
"Ada landasan yang kuat untuk membangun seluruh rantai pasokan baterai di sini. Kami yakin akan hal ini karena menurut kami produksi nikel Indonesia adalah yang paling kompetitif," ujar Jerome dalam keterangannya kepada media, Jumat (20/9/2024).
Baca Juga: Putin Pertimbangkan Batasi Ekspor Nikel Rusia, Harga Bisa Melejit
Jerome menjelaskan, dalam lanskap industri mineral global yang terus berubah, surplus pasokan nikel terus mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari persediaan LME (London Metal Exchange) yang meningkat dari 50.000 ton menjadi 120.000 ton sejak awal tahun 2024. "Pergeseran surplus tersebut terjadi dari nikel kelas II (nickel-pig iron) menjadi kelas I (nickel metal)," ujarnya.
Jerome juga menyinggung masuknya investasi China yang dinilai telah menjadi katalisator utama dalam mentransformasi industri nikel di Indonesia. "Meski demikian, hal ini dapat juga memunculkan kekhawatiran terjadinya potensi ketergantungan ekonomi pada negara tersebut," imbuhnya.
Terkait kesadaran penggunaan energi bersih, Jerome melihat tren tersebut semakin hari terus meningkat kesadarannya. Meski saat ini, ia mengatakan pasar masih belum sepenuhnya siap membayar lebih tinggi untuk produksi nikel rendah karbon. "Tapi kami melihat adanya tren positif. Minat terhadap praktik pertambangan yang berkelanjutan semakin meningkat, termasuk industri nikel," tuturnya.
Baca Juga: Lebanon Nyatakan Perang Lawan Israel, Jet Zionis Bombardir Basis Hizbullah
"Ada landasan yang kuat untuk membangun seluruh rantai pasokan baterai di sini. Kami yakin akan hal ini karena menurut kami produksi nikel Indonesia adalah yang paling kompetitif," ujar Jerome dalam keterangannya kepada media, Jumat (20/9/2024).
Baca Juga: Putin Pertimbangkan Batasi Ekspor Nikel Rusia, Harga Bisa Melejit
Jerome menjelaskan, dalam lanskap industri mineral global yang terus berubah, surplus pasokan nikel terus mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari persediaan LME (London Metal Exchange) yang meningkat dari 50.000 ton menjadi 120.000 ton sejak awal tahun 2024. "Pergeseran surplus tersebut terjadi dari nikel kelas II (nickel-pig iron) menjadi kelas I (nickel metal)," ujarnya.
Jerome juga menyinggung masuknya investasi China yang dinilai telah menjadi katalisator utama dalam mentransformasi industri nikel di Indonesia. "Meski demikian, hal ini dapat juga memunculkan kekhawatiran terjadinya potensi ketergantungan ekonomi pada negara tersebut," imbuhnya.
Terkait kesadaran penggunaan energi bersih, Jerome melihat tren tersebut semakin hari terus meningkat kesadarannya. Meski saat ini, ia mengatakan pasar masih belum sepenuhnya siap membayar lebih tinggi untuk produksi nikel rendah karbon. "Tapi kami melihat adanya tren positif. Minat terhadap praktik pertambangan yang berkelanjutan semakin meningkat, termasuk industri nikel," tuturnya.
Baca Juga: Lebanon Nyatakan Perang Lawan Israel, Jet Zionis Bombardir Basis Hizbullah
Lihat Juga :