Java Preanger Tea Pasarkan Hasil Panen Perdana Macadamia di Bunex 2024
Minggu, 22 September 2024 - 11:23 WIB
loading...
Java Preanger Tea’s Excellent Gamboeng White Tea menjadi salah satu booth yang mencuri perhatian di ajang Perkebunan Indonesia Expo (Bunex), Kamis (12/9). Foto/Dok
A
A
A
TANGERANG - Java Preanger Tea’s Excellent Gamboeng White Tea menjadi salah satu booth yang mencuri perhatian di ajang Perkebunan Indonesia Expo (Bunex) , Kamis (12/9). Java Preanger Tea memamerkan inovasi pemanfaatan tanaman kacang macadamia sebagai tanaman sela di perkebunan teh di Ciwidey, Jawa Barat.
Baca Juga: Bunex Berbagi Inspirasi dan Strategi Bisnis Teh Buat Milenial
Salah satu pendiri Java Preanger Tea’s Excellent Gamboeng White Tea, Nugroho B. Kusnohadi menjelaskan, bahwa tanaman macadamia telah ditanam sebagai tanaman sela di lahan perkebunan teh mereka seluas kurang lebih 30 hektare. Tanaman ini tidak hanya bermanfaat untuk tujuan ekonomi, tetapi juga sebagai upaya rehabilitasi dan perbaikan hutan.
“Motivasi saya, adalah memanfaatkan tanaman macadamia untuk mendukung keberlanjutan lingkungan melalui rehabilitasi hutan di perkebunan teh kami,” jelas Nugroho.
Baca Juga: Kementan Gelar Bunex 2024, Pameran Perkebunan Terbesar di Indonesia
Nugroho mengungkapkan, Bunex 2024 ini menjadi momen yang sangat berharga bagi Java Preanger Tea’s Excellent Gamboeng White Tea, karena dapat memasarkan hasil panen perdana macadamia, dan mendapatkan sambutan yang luar biasa dari pengunjung. "Kacang macadamia masih jarang ditemukan di Indonesia, sehingga minat pembeli sangat tinggi," ungkapnya.
Macadamia dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti menurunkan kadar kolesterol, mencegah serangan jantung, mengurangi risiko anemia, dan masih banyak lagi. Bibit macadamia ini pertama kali dibawa oleh Nugroho dari Hawai sekitar tujuh tahun lalu, dan ditanam di perkebunan teh mereka.
Baca Juga: Bunex Berbagi Inspirasi dan Strategi Bisnis Teh Buat Milenial
Salah satu pendiri Java Preanger Tea’s Excellent Gamboeng White Tea, Nugroho B. Kusnohadi menjelaskan, bahwa tanaman macadamia telah ditanam sebagai tanaman sela di lahan perkebunan teh mereka seluas kurang lebih 30 hektare. Tanaman ini tidak hanya bermanfaat untuk tujuan ekonomi, tetapi juga sebagai upaya rehabilitasi dan perbaikan hutan.
“Motivasi saya, adalah memanfaatkan tanaman macadamia untuk mendukung keberlanjutan lingkungan melalui rehabilitasi hutan di perkebunan teh kami,” jelas Nugroho.
Baca Juga: Kementan Gelar Bunex 2024, Pameran Perkebunan Terbesar di Indonesia
Nugroho mengungkapkan, Bunex 2024 ini menjadi momen yang sangat berharga bagi Java Preanger Tea’s Excellent Gamboeng White Tea, karena dapat memasarkan hasil panen perdana macadamia, dan mendapatkan sambutan yang luar biasa dari pengunjung. "Kacang macadamia masih jarang ditemukan di Indonesia, sehingga minat pembeli sangat tinggi," ungkapnya.
Macadamia dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti menurunkan kadar kolesterol, mencegah serangan jantung, mengurangi risiko anemia, dan masih banyak lagi. Bibit macadamia ini pertama kali dibawa oleh Nugroho dari Hawai sekitar tujuh tahun lalu, dan ditanam di perkebunan teh mereka.
Lihat Juga :