60 UMKM Ketiban Cuan dari Perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia

Kamis, 26 September 2024 - 08:57 WIB
loading...
60 UMKM Ketiban Cuan...
Kelapa Idea, salah satu UMKM lokal Lombok yang ikut meramaikan ajang balap motor internasional Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - Sebanyak 60 kelompok usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mendapatkan kesempatan untuk ikut andil di ajang balap motor internasional Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024. Kelompok usaha tersebut tergabung dalam Rumah BUMN Lombok Timur yang merupakan mitra binaan Pertamina.

Nantinya para UMKM mitra binaan tersebut akan menyediakan suvenir serta produk makanan dan minuman bagi para pengunjung di kawasan Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.

Baca Juga: Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 Jadi Ajang Promosi Sportainment Kelas Dunia

Salah satunya adalah D'etnick Istana Mutiara Lombok yang menjajakan suvenir yang menjadi incaran wisatawan. Janual Aidi, sang pemilik mengatakan bahwa ini merupakan tahun kedua ia berpartisipasi dalam kegiatan ini. "Tahun lalu kami mendapatkan sekitar Rp200 juta dalam tiga hari kegiatan berlangsung. Tak hanya itu, kami mendapatkan jaringan usaha yang luas dari beberapa pengunjung mancanegara yang hadir," ungkapnya.

Menurut dia, kesempatan yang diberikan Pertamina merupakan berkah untuk keberlangsungan usahanya, juga para UMKM lainnya. Janual berharap gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 terus menjadikan para pengusaha lokal semakin tangguh serta memiliki jaringan yang lebih luas.

D’etnick Istana Mutiara Lombok adalah UMKM yang bergerak di bidang kriya dengan produk utama adalah perhiasan dari Mutiara yang di ikat dengan logam perak, emas, dan rhodium, serta produk turunan yang berasal dari kerang mutiara. Produk yang dihasilkan merupakan buatan tangan dari perajin lokal Lombok yang memanfaatkan bahan baku produk unggulan daerah yaitu mutiara air laut.

Hal senada diungkapkan pemilik usaha Kelapa Idea, Admiatun Suwendatanti. Dia mengatakan, kesempatan yang diberikan oleh Pertamina melalui ajang internasional ini membuat usahanya kian meningkat. "Dampaknya sangat signifikan. Pertama, kami mendapatkan income yang sangat baik dari seperti biasanya. Kedua, keuntungan branding yang dapat memperkenalkan produk secara cuma-cuma, baik kepada wisatawan lokal maupun asing. Ketiga, bisa memberikan dampak kepada orang sekeliling kita," kata dia.

Baca Juga: Hizbullah Siap Hadapi Apapun Skenario Militer Israel

Admiatun menambahkan, bergabungnya Kelapa Idea menjadi mitra binaan Pertamina juga telah mengantarkan produknya hingga menembus pasar luar negeri, seperti Korea Selatan dan Malaysia. "Pada 2022, kami bergabung dengan Pertamina dan mulai banyak mengikuti pameran. Sejak itulah mulai banyak dikenal dan mendapatkan pasar luar negeri, berbagi informasi untuk membuka jaringan dengan mitra binaan lain," paparnya.

Kelapa Idea didirikan untuk mengatasi masalah lingkungan yang ada di Desa Pohgading, yakni banyaknya limbah turunan kelapa yang tidak terkelola dan minimnya keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan baku. Kelapa Idea ikut mengatasi permasalahan limbah tersebut dengan mengolah limbah turunan kelapa menjadi beragam kerajinan yang bernilai.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menjelaskan, dukungan Pertamina pada acara Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 salah satunya memang bertujuan untuk mendorong kemajuan UMKM Lombok, serta UMKM nasional pada umumnya.

"Pada ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia yang banyak menarik datangnya wisatawan domestik maupun mancanegara, kami berharap UMKM bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan omzet, memperluas jaringan, atau bahkan go global meraih pasar internasional," jelas Fadjar melalui keterangan tertulisnya, Kamis (26/9/2024).
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Rekomendasi
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Di Tengah Piala Dunia...
Di Tengah Piala Dunia 2026, Kapten Timnas Cape Verde Diselidiki Polisi atas Dugaan Pemerkosaan
Ghana Lolos ke 32 Besar,...
Ghana Lolos ke 32 Besar, Skotlandia Tersingkir dan Steve Clarke Mundur
Berita Terkini
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved